Buron Karena Cabuli Siswi SMK, Camat Taniwel Timur Ngumpet di Gua 3 Tahun Berakhir di Jeruji Besi

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Maluku, tvOnenews.com - Buron selama tiga tahun, karena cabuli siswi SMK di Maluku. Bahkan, selama menjadi buron, Camat Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku bernama Royke Marthen Madobaafu ngumpet di gua selama 3 tahun.

Namun, kali ini nasib Royke Marthen Madobaafu berakhir di jeruji besi. Pasalnya, ia ditangkap polisi di sebuah gua di hutan Gunung Souhuwe pedalaman Pulau Seram.

Saat ditangkap, Royke tak memberikan perlawanan apa-apa. Ia hanya pasrah dan langsung diborgol. 

Bahkan saat ditangkap polisi, kondisi tubuh yang kurus akibat kelaparan berhari-hari karena kehabisan stok bahan makanan selama kurun waktu tiga tahun bersembunyi di gua.

"Jadi saat ditangkap kondisi badannya kurus, berbeda dengan kondisi sebelumnya, ia tidak makan tiga hari karena takut keluar dari gua," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol Dasmin Ginting dikutip pada Minggu (8/2/2026).

Kemudian ia jelaskan, selama pelarian Royke hanya menghabiskan waktu aktivitasnya di hutan saja dan sesekali turun ke permukiman warga kala ada keperluan yang mendesak.

Untuk menangkap Royke, rombongan dari satuan Brimob, satuan Reserse Kriminal Umum, Polres Seram Bagian Barat sempat berjalan kaki sejauh dua jam lebih dari Desa Pasinalu, Kecamatan Taniwel Timur ke gua Hutan Gunung Souhuwe.

Polisi menemukan Royke seorang diri tengah tertidur di atas bongkahan batu besar yang digunakan untuk tempat tidur selama kurun waktu tiga tahun bersembunyi. Royke kemudian digelandang dengan kondisi tangan terborgol menuju Polres Seram Bagian Barat.

Saat ini, kata dia Royke sudah dijebloskan ke rutan Polda Maluku setelah menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatan bejat tersebut, Royke dijerat dengan pasal 81 ayat 1 dan 2 Pasal 6 Huruf A dan B Undang-undang tentang tindak pidana kekerasan seksual dengan ancaman kurungan badan minimal lima tahun penjara.

Sebagai informasi, Royke Marthen Madobaafu adalah seorang camat Taniwel Timur di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. 

Royke sempat mengajak siswi SMK tersebut jalan-jalan dengan mobil dinas pada 9 Juli 2022 silam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perkuat Inklusivitas, BTN Gelar Run for Disabilities
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dirut Bulog Tegaskan Komitmen Jaga Swasembada dan Kedaulatan Pangan Nasional
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Indonesia Butuh Banyak Talenta Digital, Menkomdigi Dorong Anak Perempuan Punya Akses Setara ke Teknologi
• 33 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Menkomdigi Meutya Hafid: Perempuan Harus Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Talenta Digital Nasional
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.