tvOnenews.com - Setelah penantian panjang, Denada mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano merupakan anak kandungnya yang dirawat oleh paman dan bibinya.
Namun klarifikasi yang dilakukan Denada tak membuat Ressa Rizky luluh. Meski terasa senang karena telah mendapat pengakuan sebagai anak, tetapi masih meninggalkan rasa mengganjal di hatinya.
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada menyampaikan kekecewaannya terhadap klarifikasi yang disampaikan Denada melalui media sosial.
Menurutnya, klarifikasi tersebut belum bisa memenuhi aspek mendasar dalam hubungan ibu dan anak yang telah terpisah selama puluhan tahun.
Ia menegaskan bahwa pengakuan seorang ibu terhadap anaknya tidak dapat disamakan dengan konsep pemaafan dalam hukum.
Terdapat perbedaan mendasar antara pengakuan secara formal dan ikatan batiniah yang seharusnya terjalin.
“Kalau dia ngomong konsep melakukan pengakuan itu, ini bukan konsep seperti pemaafan hakim sebagaimana yang diutarakan dalam OAP, istilahnya rechterlijk pardon,” ungkap kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada pada tayangan YouTube Cumicumi.
“Rechterlijk pardon itu cukup hakim melalui putusan pengadilan bisa memaafkan, istilahnya memberikan pengampunan. Masalahnya, ini kan konsepnya Das Sollen. Das Sollen itu kan keadaan batiniah,” sambungnya
- YouTube Cumicumi
Pengakuan yang dibutuhkan oleh Ressa tidak cukup hanya disampaikan melalui media sosial.
Dari pengakuan tersebut diharapkan dapat membangun hubungan batin antara ibu dan anak yang hanya bisa terbangun melalui pertemuan langsung.
“Pengakuan itu bukan masalah hanya klarifikasi. Yang dimaksud pengakuan itu bagaimana caranya ada hubungan batiniah antara seorang ibu kepada anaknya, yang tidak mungkin disampaikan lewat konferensi pers atau lewat medsos. Harus tatap muka, entah nanti diikuti dengan pelukan hangat,” jelasnya.
Pengakuan yang dilakukan Denada melalui media sosial membuat pihak Ressa menilai ada hal-hal yang perlu diluruskan.
Bahkan, Ronald Armada mencurigai kemungkinan adanya motif tertentu di balik klarifikasi yang dilakukan Denada.
“Ini kan lucu. Denada ini jangan-jangan sampai dia membuat framing bahwa pengakuan itu untuk mengantisipasi agar dia tidak lagi diblokir di stasiun TV, bukan pengakuan sebagai seorang ibu kepada anaknya yang membuka perasaannya sehingga timbul rasa sayang, rasa rindu, dan ingin memeluk anaknya,” kata Ronald.



