Jakarta: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kesiapan prajurit Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa (SYP) di Doro Mboha, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, 7 Februari 2026. Dalam kunjungan kerja tersebut, Sjafrie menekankan pentingnya peran TNI yang inklusif terhadap persoalan masyarakat.
Sjafrie menegaskan TNI adalah tentara rakyat yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, selain menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara.
“Saya menegaskan bahwa prajurit TNI adalah tentara rakyat yang lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan mengabdi sepenuhnya demi keutuhan NKRI,” ujar Sjafrie melalui keterangannya, Minggu, 8 Februari 2026.
Baca Juga: TNI AD Bantu Bersihkan Rumah Rusak Pascagempa Pacitan
Sjafrie mengingatkan profesionalisme tempur harus berjalan beriringan dengan misi sosial. Menurut dia, aspek disiplin latihan, keamanan satuan, serta pembinaan kesehatan dan pendidikan prajurit tidak boleh terlepas dari kontribusi terhadap kesejahteraan rakyat.
Secara spesifik, Sjafrie meminta kehadiran satuan TNI di daerah tidak menjadi beban bagi warga, melainkan menjadi motor penggerak solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat lokal.
“Kehadiran prajurit tidak boleh menjadi beban, melainkan solusi untuk ketahanan pangan, pelayanan kesehatan lapangan, hingga penguatan ekonomi,” ujar dia.


