JPO Puri Indah Mulai Dibangun Besok, Rekayasa Lalin Diberlakukan

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Puri Indah Raya, Jakarta Barat, seiring dimulainya pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan tersebut.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Dishub DKI Jakarta menyebut rekayasa lalu lintas berlaku mulai 9 Februari hingga 9 Maret 2026.

“Sehubungan dengan adanya pekerjaan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Puri Indah Raya, Jakarta Barat, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas mulai tanggal 9 Februari–9 Maret 2026,” tulis unggahan tersebut, dikutip Minggu (8/2).

Rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap menyesuaikan tahapan pekerjaan konstruksi JPO, mulai dari pekerjaan pondasi, pemasangan kolom, tangga, serta lift, hingga erection gelagar JPO.

“Pekerjaan konstruksi pondasi yang berada di sisi utara atau lahan parkir mulai tanggal 9–16 Februari 2026,” ujar Dishub.

“Pekerjaan konstruksi pondasi yang berada di sisi selatan atau Puri Mall mulai tanggal 7–14 Februari 2026,” lanjutnya.

Sementara itu, pekerjaan pondasi di sisi tengah jalan akan berdampak langsung pada badan jalan.

“Pekerjaan konstruksi pondasi sisi tengah berada di median pemisah jalan mulai tanggal 4–18 Februari 2026. Selama proses konstruksi akan mengokupansi badan jalan kurang lebih 1 (satu) meter,” ungkap keterangan tersebut.

Tahapan berikutnya adalah pekerjaan kolom, tangga, dan lift.

“Pekerjaan pemasangan kolom yang berada di sisi utara atau lahan parkir dan di sisi Puri Mall tidak menggunakan badan jalan,” kata Dishub.

Namun, pemasangan kolom di median jalan akan memicu pengalihan arus lalu lintas.

“Pekerjaan pemasangan kolom yang berada di median pemisah jalan berlangsung pada 1–3 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB. Selama pekerjaan berlangsung akan menggunakan Jalan Puri Indah Raya sisi selatan sehingga lalu lintas dialihkan melalui Jalan Puri Indah Raya sisi utara yang semula satu arah ke timur menjadi dua arah (contra flow) dengan dipisahkan pembatas jalan atau barrier,” jelasnya.

Selanjutnya, pada tahap erection gelagar JPO, pengalihan arus lalu lintas juga akan dilakukan pada malam hingga dini hari sebagai berikut:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hadiri Harlah 1 Abad NU, Presiden Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Nostalgia Persija Jakarta: Ismed Sofyan, Dari Futsal Bareng Ricardinho sampai Rangkap Jadi Manajer dan Pelatih Klub Liga 3
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Gagalkan Peredaran 9,4 Kg Ganja di Parkiran RS Cawang, 3Pengedar Ditangkap
• 36 menit lalukompas.tv
thumb
Model Sunglasses Ala Tahun 90-an
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Bertekad Bangkitkan Industri di Indonesia dalam Waktu 2-3 Tahun
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.