tvOnenews.com - Nasib rumah tangga Inara Rusli dengan Insanul Fahmi kini berada di ujung tanduk.
Setelah rela mencabut laporan terhadap Insanul Fahmi, Inara justru dihadapkan pada kenyataan pahit ketika suami sirinya itu menyatakan keinginan untuk kembali kepada istri pertamanya, Wardatina Mawa.
Konflik ini menandai babak baru dalam kehidupan pribadi mantan istri Virgoun tersebut. Inara kini harus bersiap menghadapi kemungkinan kembali menyandang status janda.
Padahal sebelumnya, ia sempat bersikukuh mempertahankan pernikahannya dengan Insanul Fahmi meski harus menjalani peran sebagai istri kedua.
- YouTube/DennySumargo/MaiaAlElDul
Namun situasi berbalik arah. Insanul Fahmi kini secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk mempertahankan Wardatina Mawa.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, melalui tayangan YouTube Insertlive pada Sabtu (7/2/2026).
"Iya. Kalau dari apa yang disampaikan di media sosial tentang Insanul ingin balik lagi ke Mawa, itu adalah benar adanya," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni datang dari Insanul Fahmi tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak mana pun.
Bahkan, Tommy mengungkapkan bahwa apabila harus memilih antara Inara Rusli atau Wardatina Mawa, kliennya itu mantap menentukan pilihan.
"Saya di sini hanya men-support aja dengan keadaan supaya dia (Insan) bisa balik ke Mawa, karena dia yang pengin, dia yang mau, dia yang nawar itunya, dia adalah mau balik ke Mawa," pungkasnya.
- Kolase Tim tvOnenews
Sebelumnya, Inara Rusli sempat mengungkapkan keinginannya untuk tetap mempertahankan rumah tangganya bersama Insanul Fahmi.
Ia bahkan memiliki niatan untuk mengajukan isbat nikah agar pernikahannya dapat diakui secara sah oleh hukum negara.
Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena status Insanul Fahmi yang hingga kini masih tercatat sebagai suami sah Wardatina Mawa.
Situasi itu membuat Inara mendesak Mawa agar segera mengambil keputusan terkait kelanjutan rumah tangganya dengan Insan.
Untuk itu, Inara berharap adanya sikap tegas dan kejelasan dari pihak Mawa.
"Kita butuh kepastian dan jawaban dari pihak saudari M (Mawa), untuk bisa secara jelas, tegas, dan bijaksana memberikan pernyataannya, apakah dia mau melanjutkan (pernikahan)?" kata Inara.



