REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN, – Aparat kepolisian Polres Pamekasan, Jawa Timur, mengerahkan tim medis ke lokasi pengungsian korban tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean. Langkah ini diambil menyusul rusaknya tempat tinggal warga akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto menjelaskan bahwa pengiriman tim medis dilakukan karena para pengungsi memerlukan penanganan kesehatan di tengah cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut. Cuaca seringkali disertai hujan deras dan angin kencang.
"Karena itu, tim medis dari Dokkes Polres Pamekasan kami terjunkan ke sana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan bantuan obat-obatan kepada para pengungsi di Desa Sana Daja," ujar AKBP Hendra Eko pada Minggu.
Bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, terjadi pada Sabtu (17/1) setelah hujan deras mengguyur wilayah itu. Sebanyak 12 rumah dilaporkan rusak, tersebar di Dusun Paseset Timur, Dusun Sorren, dan Dusun Laok Gunung. Kerusakan mencakup dinding dan lantai rumah yang terbelah serta fondasi bangunan yang ambles.
Selain merusak rumah warga, longsor juga menutup akses jalan lintas desa. Petugas telah melakukan evakuasi material longsor untuk membuka kembali akses jalan. "Selain menerjunkan tim medis, kami juga mengerahkan personel khusus untuk membuka akses jalan desa yang tertutup material longsor dan membangun kembali jalan yang rusak parah," tambahnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Hingga kini, sebanyak 64 jiwa dari 13 kepala keluarga masih menempati tenda pengungsian. Pemerintah Kabupaten Pamekasan sedang berupaya untuk memperbaiki rumah para korban dengan meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.