Menkomdigi: Pers Harus Berikan Perlindungan ke Masyarakat!

rctiplus.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, pers harus mampu menyajikan informasi dengan prinsip memberikan perlindungan kepada masyarakat. Terutama di tengah disrupsi media dewasa ini.

Demikian disampaikan Meutya di acara Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026 yang diselenggarakan di Aston Serang Hotel, Banten, Minggu (8/2/2026).

"Prinsipnya pers selain memberikan informasi tentu perspektif ujungnya  adalah perlindungan terhadap masyarakat," kata Meutya.

Dalam hal ini, kata Meutya, Pers harus hadir memberikan perlingungan dari informasi yang tidak benar.

Komdigi, kata Meuty, saat ini ada beberapa hal yang ditegakkan, khususnya di ranah digital terkait Articial Intelligence (AI).

"Ada beberapa hal kita tegakkan khusunya di ranah digital terkait AI itu justru berikan keluangan dan ruang untuk berkarya dan karyanya bisa didengarkan oleh masyarakat," ujarnya.

 

Meutya membagikan pengalamannya ketika dahulu terjun sebagai insan pers. Ketika itu, karya jurnalistik dapat dinikmati dan bersifat edukasi.

"Seperti dahulu saya nikmati berbagai karya jurnalistik tanpa banyak disrupsi, noise, karya jurnalis nikmat dibaca, mendidik, indah, bermanfaat ini kita rindukan dan jika hal baik muncul pemerintah harus bersihkan ranah digital bersama-sama," pungkasnya.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
• 17 jam lalusuara.com
thumb
BGN Gaet BUMD Jakarta untuk Program MBG, Pramono: Kami Jamin Ini Menguntungkan
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Wali Kota Batu Merasa Bahagia Harlah 1 Abad NU Sukses, Dihadiri Presiden
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Dasco Angkat Bicara Soal 2 persen Publik Tak Puas Kinerja Prabowo: Ini Penting!
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Status 12.262 Pasien Cuci Darah BPJS Dinonaktifkan, Ini Solusi Menkes
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.