Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Tim gabungan bersihkan material longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun.
  • Gubernur NTB instruksikan penguatan tebing permanen guna mencegah terjadinya longsor susulan.
  • Masyarakat diimbau waspada potensi bencana hidrometeorologi selama periode puncak musim hujan.

Suara.com - Dua unit alat berat dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun di lereng Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/2/2025). 

Proses evakuasi material ini melibatkan tim gabungan dari BPBD NTB, BPBD Kabupaten Lombok Timur, Balai Jalan Nasional (BJN), TNI/Polri, serta bantuan dari pihak kecamatan, aparat desa, dan masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, memastikan koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal kejadian agar akses jalan dapat segera dipulihkan.

“Hingga kini tim gabungan masih bekerja membersihkan material longsoran. Kami menargetkan pembukaan akses jalan rampung pada malam ini,” ujarnya.

Pembersihan jalur strategis ini dipantau langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang turun ke lokasi untuk memberikan arahan kepada petugas di lapangan.

Gubernur Iqbal meminta BPBD NTB bersama Balai Jalan Nasional segera menyusun rencana jangka menengah guna mengurangi risiko longsor berulang, khususnya melalui penguatan tebing di titik-titik rawan.

“Ke depan perlu diusulkan penguatan tebing pada beberapa titik yang kondisinya kurang stabil, baik menggunakan konstruksi bronjong maupun tembok penahan yang disesuaikan dengan struktur tanah setempat,” tutur Iqbal.

Longsor tersebut terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 Wita. Akibatnya, arus lalu lintas dari dan menuju kawasan Sembalun terputus total lantaran material tanah setebal 0,5 hingga 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.

BPBD NTB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah NTB kini memasuki puncak musim hujan.

Baca Juga: Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol

Potensi hujan berintensitas tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Pemerintah daerah menargetkan sinergi cepat antara BJN, BPBD, Damkar, dan TNI-Polri dapat menormalkan kembali akses Pusuk-Sembalun malam ini demi kelancaran mobilitas warga dan aktivitas pariwisata. (Antara)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aksi Bersih Sampah Laut Digelar di Pantai Tambak Lorok
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pria Ditemukan Meninggal di Depan SD Depok, Sudah 2 Hari Dicari Keluarga
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Hasil Liga Inggris, Klasemen, dan Top Skor: Coret Liverpool dari Jalur Juara, Manchester City Penantang Tunggal Arsenal
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Selidiki Hubungan Pelajar Penyiram Air Keras dan Siswa SMK yang Jadi Korban
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Ketua Dewan Pers Tekankan Keadilan Royalti Jurnalistik di Era AI
• 27 menit lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.