GenPI.co - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jusuf Kalla tertawa, saat dirinya menyatakan tidak mau masuk gorong-gorong pada acara kerja bakti massal.
Momen tersebut terjadi, saat dia dan Jusuf Kallah hadir pada aksi kerja bakti massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
Pramono Anung mengatakan tidak mau masuk gorong-gorong, saat kerja bakti. Sebab, dirinya dibesarkan dalam teknokrasi.
“Pasti Pak JK (Jusuf Kalla) dan saya, tidak mau masuk gorong-gorong. Karena yang bekerja itu pikiran dan otak, Pak JK tertawa,” katanya dikutip dari Antara, Senin (9/2).
Politikus PDIP itu menyampaikan dirinya bisa saja masuk ke dalam gorong-gorong. Namun, tindakan tersebut berisiko ditertawakan wartawan.
“Saya mau saja Pak, sekali-sekali Gubernur DKI masuk gorong-gorong. Tetapi, nanti wartawan kaget,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta menggelar kerja bakti massal, dengan mengerahkan 171.134 petugas gabungan dan potensi masyarakat.
“(Kerja bakti) di 44 kecamatan, 267 kelurahan. Ada partisipasi dari BUMD, perusahaan, dan sebagainya,” ujarnya.
Dia mengatakan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya, berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan, seusai banjir itu.
“Seluruh Forkopimda terlibat. Ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, saat Rakornas kemarin,” ucapnya. (ant)
Video heboh hari ini:



