Prakiraan Cuaca 9 Februari: Siklon Tropis Mitchell Menjauh, 6 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat akibat Pola Siklonik Lokal

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan. Namun, terbentuknya beberapa pola siklonik baru di sekitar wilayah Nusantara tetap memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra
 - Udara Kabur: Banda Aceh
 - Berawan Tebal: Tanjung Pinang, Pangkal Pinang
 - Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Palembang
 - Hujan Petir: Padang, Bandar Lampung

Baca juga : BMKG Prediksi Cuaca Batam Cerah Berawan, masih Berpeluang Hujan

Pulau Jawa
 - Hujan Ringan: Jakarta, Surabaya
 - Hujan Sedang: Serang, Bandung, Semarang
 - Hujan Petir: Yogyakarta

Pulau Bali dan Nusa Tenggara
 - Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan
 - Berawan Tebal: Pontianak
 - Hujan Ringan: Samarinda, Palangkaraya
 - Hujan Petir: Banjarmasin, Tanjung Selor

Baca juga : Prakiraan Cuaca Jumat, 6 Februari 2026: Waspada Hujan Lebat di Jawa hingga Papua, Dipicu Siklon Tropis dan Bibit Siklon

Pulau Sulawesi
 - Hujan Ringan: Seluruh wilayah Sulawesi (Makassar, Manado, Kendari, Palu, Gorontalo, Mamuju)

Wilayah Timur Indonesia
 - Hujan Ringan: Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
 - Hujan Sedang: Nabire, Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer

Meskipun Siklon Tropis Michel sudah bergerak menjauh ke arah barat daya selatan dan tidak lagi berpengaruh signifikan, stabilitas atmosfer Indonesia masih dipengaruhi oleh munculnya pola siklonik di beberapa titik strategis. 

Pola siklonik tersebut diprediksi terbentuk di wilayah Laut Cina Selatan sebelah utara Pulau Kalimantan, perairan Barat Aceh, serta Samudra Hindia Barat Lampung.

Sistem siklonik ini menginduksi terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di wilayah Laut Natuna, pesisir barat Aceh, hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu dan Lampung. 

Kondisi atmosfer ini secara langsung mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang masif di sekitar pusat sirkulasi maupun di sepanjang jalur konvergensi tersebut, menyebabkan peningkatan curah hujan di wilayah-wilayah sekitarnya.

Peringatan Dini

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia. BMKG menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

- Banten
- Jawa Barat
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kalimantan Selatan
- Papua Selatan

Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial kami di @infobmkg. (E-4)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diplomasi Indonesia Berduka, Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Ratu Rizky Nabila Akui Awalnya Tak Tahu Pesulap Merah Sudah Beristri
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Waka BGN Serukan Mitra SPPG Tak Boleh Lepas Tanggung Jawab Operasional Dapur
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
3 Virus yang Perlu Diwaspadai di 2026 menurut Pakar Penyakit Menular
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kreator Konten di Lampung Diperkosa 2 Pemuda, iPhone dan Motor Dirampok
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.