JAKARTA, KOMPAS.TV - Persija Jakarta harus menelan kekalahan dari tamunya, Arema FC, dengan skor 0-2 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2/2026) malam pada pekan ke-20 BRI Super League.
Pada laga itu, gol Gustavo Almeida di pertengahan babak kedua yang sempat membawa timnya unggul terpaksa dianulir wasit yang memimpin laga.
Pelatih Persija Mauricio Souza mengakui kesulitan timnya dalam membongkar pertahanan lawan yang tampil sangat disiplin sejak awal pertandingan.
“Babak pertama kita tidak dapat ruang karena pemain lawan menjaga ketat. Kami tidak bisa menembus dan kami sudah melakukan yang terbaik,” kata Mauricio Souza usai laga, Minggu malam.
Baca Juga: Pemain Asing Semen Padang Dilarikan ke Rumah Sakit dengan Ambulans, Sempat Muntah dan Agak Kolaps
Memasuki paruh kedua, Souza mencoba menyegarkan lini depan untuk memecah kebuntuan. Namun, agresivitas yang dibangun justru meninggalkan celah di lini pertahanan yang berhasil dimanfaatkan oleh lawan.
“Babak kedua, Maxwell kita ganti dengan Alladine. Dan kami berganti skema serangan dan kami mencoba cetak gol tapi belum berhasil. Kami melakukan serangan tapi lawan bisa mencetak gol lewat serangan balik,” ungkap dia.
Terlebih, Souza melihat adanya peningkatan performa pada sisa laga.
“Babak kedua kami bermain baik walaupun kebobolan dan kurang maksimal babak pertama,” tutupnya.
Kekecewaan juga dirasakan oleh penggawa muda Persija, Doni Tri Pamungkas. Ia menegaskan, kerja keras para pemain di lapangan belum cukup untuk mengamankan poin, dan tim akan segera melakukan pembenahan internal.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Persija Jakarta
- Macan kemayoran
- Mauricio Souza
- bri super league
- arema fc
- persija vs arema


