Ketika Uang Mengalahkan Kasih Sayang Ibu, Anak Dijual hingga Pedalaman Sumatera

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan anak yang melibatkan seorang ibu kandung di Jakarta Barat menguak dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke pedalaman Sumatera.

Polisi tidak hanya menyelamatkan seorang anak korban, tetapi juga menemukan tiga balita lain yang hingga kini belum diketahui identitas dan asal-usulnya.

Keempat anak tersebut kini berada dalam pengawasan dan perawatan Dinas Sosial DKI Jakarta. Kepolisian pun membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Ketiga anak itu diduga juga sengaja dijual orang tuanya lantaran tak ada laporan yang masuk menanyakan mereka.

Baca juga: 3 Anak Dijual hingga Pedalaman Sumatera, Polisi Heran Tak Ada Keluarga yang Cari

Awal mula kasus

Kasus ini terungkap setelah seorang anak berinisial RZA tidak kunjung kembali ke rumah tantenya, CN, di Jalan Kunir, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. RZA selama ini memang tinggal bersama tantenya.

Pada 31 Oktober 2025, RZA dijemput oleh ibu kandungnya, IJ. Namun, hingga sekitar sebulan kemudian, anak tersebut tak juga kembali. Kecurigaan muncul ketika keluarga mendapat kabar bahwa IJ mendadak memiliki banyak uang.

Saat ditanya keberadaan RZA, IJ mengaku anaknya dititipkan kepada kerabat di Medan. Merasa ada kejanggalan, CN dan ibunya, RS, membawa IJ ke kantor polisi.

“Di kantor polisi, tersangka IJ mengaku telah menjual anak korban RZA kepada tersangka WN,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Arfan Zulfan Sipayung dalam konferensi pers, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Anak Hilang di Jakarta Barat Dijual Ibu Kandung hingga Rp 85 Juta, 10 Orang Ditangkap

Dijual tiga kali hingga Rp 85 Juta

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bahwa RZA telah diperjualbelikan beberapa kali oleh sejumlah pihak. Setelah diserahkan IJ kepada WN, anak tersebut kembali dijual kepada tersangka EM dengan nilai Rp 35 juta.

Selanjutnya, RZA dijual ke pedalaman Sumatera melalui perantara LN dengan harga mencapai Rp 85 juta.

“Tersangka EM menjual anak korban RZA seharga Rp 85 juta kepada tersangka LN, yang menjadi perantara jual beli anak di daerah pedalaman Sumatera,” jelas Arfan.

Polisi menilai, praktik tersebut menunjukkan adanya jaringan TPPO yang terorganisasi.

Baca juga: Kasus Ibu Jual Anak Terkuak, Tiga Balita Tanpa Identitas Ditemukan di Pedalaman Sumatera

Temuan tiga anak lain

Berdasarkan pengakuan IJ, polisi menelusuri keberadaan RZA hingga ke pedalaman Sumatera. Sekitar dua pekan setelah laporan diterima, RZA ditemukan bersama tiga anak lain yang seluruhnya masih berusia di bawah lima tahun.

“Pada saat kami amankan di pedalaman, kondisinya memang sedang bermain bersama anak-anak lain yang turut kami amankan,” kata Arfan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Keempat anak tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta dan diserahkan kepada Dinas Sosial DKI Jakarta untuk mendapatkan perawatan serta perlindungan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PPK Mundur karena Tekanan dan Tak Bisa Tidur, Kasus Chromebook Seret Nadiem Makarim Makin Terang
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK, Anggota DPR Ini Membela
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Purbaya Bakal Sikat Korupsi, Prabowo Ungkap Ada Kelompok Garong yang Menyerang Balik
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
3 Makanan yang Bisa Bantu Bakar Lemak Perut
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Serapan Tenaga Kerja Naik Akhir 2025
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.