MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto menyebut bahwa tim yang dipimpinnya masih jauh dari harapan. Hal ini disampaikan setelah Timnas U-17 menelan kekalahan telak 0-7 dari China dalam uji coba pertama di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/2) malam WIB.
Tujuh gol ke gawang Indonesia masing-masing dibuat Zhao Songyuan (2) dan Shuai Weihao (2), serta masing-masing satu gol dari Wang Heyi, Zhang Bolin, dan Ailikamu Yilihong.
"Yang pasti pertama secara ekspektasi pastinya jauh dari harapan kami. Jadi apa yang kita persiapkan di pertandingan, di seluruh pertandingan secara ekspektasi memang sangat jauh dari harapan kami," kata Nova pada jumpa pers.
Nova Arianto memahami kekalahan. Ia menjelaskan bahwa pertandingan melawan China adalah pertandingan internasional pertama skuad baru Timnas U-17, yang hanya menyisakan Mierza Firjatullah sebagai alumnus Piala Dunia U-17 2025.
Baca juga:
Timnas Indonesia U-17 Jalani 2 Kali Uji Coba Melawan China di Markas Persita, PSSI Jual Tiket Rp 50 Ribu
"Dan kita tahu China juga menjadi salah satu tim yang sangat baik dalam pertandingan hari ini. Dan saya kira pemain sudah berjuang sangat maksimal hari ini. Dan itu yang saya ingin saya lihat dari pemain agar pemain bisa belajar dari pertandingan hari ini," kata Nova.
Tim ini sudah sering bermain bersama karena mereka tergabung dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 musim ini, atas nama Garuda United U-18.
Tim ini memuncaki klasemen dengan 55 poin dari 22 pertandingan, dengan meraih 18 kemenangan, satu kali seri, dan tiga kekalahan. Dari 22 pertandinga ini, Garuda United U-18 mencetak 62 gol dan kebobolan 15 gol.
Namun, kata Nova, level permainan di EPA dan pertandingan internasional sangat berbeda.
Oleh karena itu, menurut Nova, tim ini membutuhkan banyak pertandingan internasional sebelum berlaga dalam Piala Asia U-17 2026.
"Dan itu yang saya sampaikan ke PSSI juga, bagaimana pemain-pemain ini membutuhkan uji coba secara internasional karena pasti berbeda secara intensitasnya," kata Nova.
"Kalau saya bicara masalah level, memang kita masih jauh untuk bersaing di Asia. Tapi kita masih ada waktu, hampir 1-2 bulan (menuju Piala Asia U-17 2026)," tambah dia dikutip dari Antara.
Timnas Indonesia U-17 akan kembali menghadapi China dalam uji coba kedua yang dijadwalkan di tempat sama pada Rabu (11/2). (*)



