Tren traveling terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tak hanya itu, menurut Chief Growth Officer HBX Group, Mark Antipof, para Gen Z ternyata menjadikan pengalaman sebagai alasan untuk melakukan perjalanan, melampaui pertimbangan harga.
Ia mengatakan, perubahan perilaku konsumen muda telah membentuk ulang cara industri pariwisata merancang dan memasarkan produk perjalanan.
“Bagi Gen Z, yang terpenting bukan harga, melainkan nilai dan pengalaman yang mereka dapatkan,” ujar Mark, seperti dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, Gen Z mencari pengalaman yang terasa unik dan personal, serta dapat dibagikan melalui media sosial.
Menurutnya, inovasi teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI), media sosial, dan ekosistem digital lainnya berperan besar dalam membentuk persepsi dan inspirasi perjalanan mereka.
Mark mengatakan, meskipun harga tetap menjadi faktor dalam keputusan pembelian, persaingan yang ketat membuat industri tidak lagi bisa hanya mengandalkan diskon.
Oleh karena itu, pengalaman yang berbeda dan bermakna menjadi pendorong utama, bahkan di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi.
Ia juga menyoroti bahwa segmen pariwisata mewah masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Namun, kemewahan tidak lagi identik dengan harga tinggi semata, melainkan kualitas pengalaman seperti resor eksklusif, layanan personal, dan akses khusus yang memberikan rasa istimewa bagi wisatawan. Selain itu, Mark mencatat adanya perubahan pola pemesanan akibat dinamika geopolitik.
Waktu Pemesanan PerjalananWisatawan kini cenderung memesan lebih dekat dengan waktu keberangkatan dan lebih impulsif, sambil mencari pengalaman terbaik yang sesuai dengan nilai yang mereka inginkan.
Ia menambahkan bahwa ke depan, industri pariwisata perlu semakin fokus pada penciptaan pengalaman yang terhubung, relevan, dan bernilai bagi generasi muda.
Dengan pendekatan tersebut, perjalanan tidak hanya menjadi konsumsi, tetapi bagian dari identitas dan gaya hidup Gen Z.
“Orang tetap bepergian. Yang berubah adalah kapan dan ke mana mereka pergi, serta pengalaman apa yang mereka cari,” kata Mark.


