Menyambut perayaan Imlek tahun ini, Hai Wang Chinese Restaurant yang berlokasi di Resinda Hotel Karawang menyuguhkan hidangan spesial. Bukan hanya bercita rasa sedap tapi juga punya tampilan mencuri perhatian dan menggugah selera yang tentunya cocok dinikmati bersama keluarga besar.
Dipimpin oleh Tan Dee Hond, kepala chef di Hai Wang Chinese Restaurant, khusus tahun ini menyajikan menu spesial mulai dari yu sheng yang sarat akan makna serta doa terbaik untuk tahun baru, kemudian golden black roast duck dengan tampilan unik dan tak biasa, hingga ditutup dengan manis dan segarnya sweet peach gum and show fungus in pineapple soup.
kumparanFOOD turut mendapat kesempatan menikmati ketiga hidangan spesial tersebut. Pertama kami mengikuti ritual penyajian Yu Sheng yang mana pramusaji menyiapkan sambil membacakan mantra yang menjadi doa-doa terbaik.
“Dalam bahasa Tionghoa lo hei itu juga artinya naikkan,” ujar Chef Tan Dee Hond yang kumparan temui, Sabtu (7/2) di restorannya.
Yu Sheng bukan sekadar salad dengan ikan segar, melainkan sebuah ritual penuh makna yang dilakukan bersama-sama saat perayaan Imlek. Tradisi lo hei, yaitu mengaduk Yu Sheng setinggi mungkin, melambangkan harapan agar rezeki, keberuntungan, dan kesuksesan ikut terangkat tinggi di tahun yang baru. Setiap bahan dalam Yu Sheng memiliki arti simbolis yang dipercaya membawa doa baik bagi yang menikmatinya.
Ikan segar, pada tahun ini Hai Wang Chinese Restaurant menyiapkan tuna dan abalone, yang melambangkan kelimpahan dan kemakmuran. Kata ikan (yu) terdengar sama dengan kata berlimpah. Wortel serut berwarna oranye keemasan melambangkan keberuntungan dan kekayaan, menyerupai emas. Lobak putih melambangkan kemurnian dan awal yang bersih, sebagai simbol memulai tahun baru dengan niat baik.
Irisan mentimun dipercaya membawa kesegaran dan kesehatan, sementara jahe merah melambangkan kehangatan dan perlindungan dari energi negatif. Kacang tanah goreng melambangkan panjang umur dan ketahanan, sedangkan biji wijen dipercaya membawa kesuksesan dan karier yang terus berkembang.
Kerupuk renyah atau crackers melambangkan emas dan kemakmuran, dengan harapan hidup semakin “berbunyi” dan ramai oleh keberuntungan. Saus plum atau saus manis menjadi simbol kehidupan yang manis dan harmonis, sementara taburan lima bubuk rempah dipercaya membawa keseimbangan dan keberuntungan dari lima unsur kehidupan.
Saat semua bahan diaduk bersama, setiap orang akan mengucapkan doa dan harapan masing-masing, tentang rezeki, kesehatan, cinta, dan kesuksesan. Inilah esensi yu sheng, perpaduan antara tradisi, kepercayaan, dan kebersamaan, yang menjadikan hidangan ini sebagai simbol optimisme dan harapan baik di perayaan Imlek.
Golden Black Roast Duck dengan Sepuhan Emas MewahHidangan selanjutnya, adalah bebek panggang. Namun tampak berbeda, Chef Tan Dee Hond justru memadukan tinta cumi yang memberi warna hitam, serta sepuhan edible gold yang menghadirkan filosofi kemakmuran dan prestise.
Dalam budaya Tionghoa, bebek sering diasosiasikan dengan kesetiaan dan keseimbangan, sementara warna hitam dan emas melambangkan kekuatan, kemewahan, dan status. Hidangan ini mencerminkan keberuntungan dan kekayaan keluarga.
Hidangan ini sering dihidangkan dalam jamuan besar saat Imlek sebagai simbol doa agar keluarga terus makmur dan memiliki kedudukan yang baik. Kehadirannya di meja makan memberi kesan elegan sekaligus harapan akan kehidupan yang berkelas di tahun yang baru.
“Memilih warna hitam pada hidangan bebek ini supaya saat dipadukan dengan warna emas jadi tampak lebih mewah. Hitamnya kita pakai tinta cumi. Memasaknya juga cukup lama, untuk marinasi kita harus satu hari, besoknya kita gantung selama satu jam, perkiraan prosesnya sekitar sekitar tiga jam,” jelas Chef Tan Dee Hond.
Penutup Manis Sweet Peach Gum and Show Fungus in Pineapple SoupSebagai hidangan manis tersaji beberapa mangkuk ong lai, yang sarat makna harapan baik. Dalam dialek Hokkien, ong lai berarti rezeki datang, menjadikannya simbol doa agar keberuntungan dan kelimpahan terus mengalir sepanjang tahun.
Rasa manis dan segar dari nanas mencerminkan harapan akan kehidupan yang manis, lancar, dan penuh kebahagiaan. Hidangan manis ini sering disajikan sebagai penutup perayaan Imlek, seolah menjadi pengantar doa terakhir, semoga tahun baru membawa rezeki tanpa henti bagi semua orang yang menikmatinya. Penutup yang manis nan menyegarkan, sangat pas!
Menu spesial ini akan hadir dalam penawaran set makan untuk 10 orang dengan harga mulai dari Rp3,888,000++. Selain ketiga menu yang kumparan sempat cicipi, para tamu juga akan mendapatkan hidangan lainnya, seperti hidangan sup spesial, olahan ikan, seafood, sayur, sampai ke hidangan penutup. Jika kamu berminat, maka set menu spesial Imlek ini akan ada pada tanggal 16 dan 17 Februari 2026. Pastikan juga kamu sudah melakukan reservasi sebelum hari kedatangan.



