Tangerang, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengakui penampilan anak asuhnya masih jauh dari harapan setelah menelan kekalahan telak 0-7 dari Timnas China pada laga uji coba internasional di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu.
China tampil dominan sepanjang pertandingan dan meraih kemenangan besar berkat dua gol Zhao Songyuan, dua gol Shuai Weihao, serta masing-masing satu gol dari Wang Heyi, Zhang Bolin, dan Ailikamu Yilihong.
Nova tidak menutupi rasa kecewanya terhadap performa tim pada laga tersebut.
“Yang pasti pertama secara ekspektasi pastinya jauh dari harapan kami. Jadi apa yang kita persiapkan di pertandingan, di seluruh pertandingan secara ekspektasi memang sangat jauh dari harapan kami,” kata Nova dalam jumpa pers usai laga di Indomilk Arena dilansir dari Antara.
Meski demikian, Nova memahami kondisi tersebut mengingat laga melawan China menjadi pertandingan internasional pertama bagi skuad baru Timnas Indonesia U 17. Dari komposisi pemain saat ini, hanya Mierza Firjatullah yang merupakan alumnus Piala Dunia U-17 2025.
“Dan kita tahu China juga menjadi salah satu tim yang sangat baik dalam pertandingan hari ini. Saya kira pemain sudah berjuang sangat maksimal hari ini. Itu yang ingin saya lihat, agar pemain bisa belajar dari pertandingan hari ini,” ujar Nova.
- https://x.com/TimnasIndonesia
Secara kebersamaan, skuad Timnas U-17 sejatinya sudah cukup terbentuk. Para pemain tergabung dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 musim ini dengan membawa nama Garuda United U-18.
Garuda United U-18 tampil impresif di EPA dengan memuncaki klasemen berkat 55 poin dari 22 pertandingan, hasil dari 18 kemenangan, satu kali imbang, dan tiga kekalahan. Dari jumlah laga tersebut, mereka mencetak 62 gol dan hanya kebobolan 15 gol.
Namun, menurut Nova, level kompetisi domestik dan pertandingan internasional memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
“Level permainan di EPA dan pertandingan internasional sangat berbeda,” ujar Nova.
Karena itu, ia menilai Timnas U-17 membutuhkan lebih banyak uji coba internasional sebelum tampil di Piala Asia U-17 2026.
“Dan itu yang saya sampaikan ke PSSI juga, bagaimana pemain-pemain ini membutuhkan uji coba secara internasional karena pasti berbeda secara intensitasnya,” kata Nova.
“Kalau saya bicara masalah level, memang kita masih jauh untuk bersaing di Asia. Tapi kita masih ada waktu, hampir 1–2 bulan menuju Piala Asia U-17 2026,” tambahnya.




