UMKM Harus Manfaatkan Momentum Imlek dan Ramadan

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Momentum Tahun Baru China (Imlek) dan Bulan Suci Ramadhan yang berdekatan tahun ini diyakini dapat mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara.

Baca Juga :
Laris Manis di Inacraft 2026, Produk UMKM Binaan Pertamina Dicari Buyer Asing hingga Transaksi Tembus Miliaran
Ramadhan Sudah di Depan Mata, Ini Perkiraan Hari Pertama Puasa 2026

"Harus ada riset ke mana arah tren pola konsumsi masyarakat. Misalkan, untuk pakaian jadi apa tren baju Imlek, Ramadan, serta Idul Fitri tahun ini," katanya, Senin, 9 Februari 2026.

Pada momen keagamaan, produk UMKM yang tersegmentasi bisa menarik minat konsumen seperti produk khas Imlek dengan paket makanan ringan, promosi liburan, maupun produk aksesoris yang berhubungan dengan perayaan.

Imlek juga akan meningkatkan minat konsumen pada buah-buahan seperti jeruk Mandarin, kue-kue dan minuman khas perayaan.

Pelaku UMKM juga bisa meningkatkan penjualan mereka dengan menyediakan produk yang diminati pada saat Ramadhan, yakni perangkat ibadah, makanan beku, pakaian jadi, hingga promosi transportasi dan perhotelan.

Bhima juga menyarankan pelaku UMKM untuk melihat potensi minat konsumen pada Hari Raya Idul Fitri seperti jasa penitipan hewan dan parsel Lebaran.

Potensi produk lokal saat ini masih memiliki peluang untuk tumbuh, namun, penjual harus memiliki fokus kepada konsumen tertentu dan tidak menargetkan konsumen umum.

"Penjualan produk lokal masih punya peluang tumbuh, tapi, akan sangat lokal dan terkait kebutuhan esensial seperti makanan, baju dan transportasi saat mudik,” ungkapnya.

Untuk menghadapi daya beli masyarakat yang sedang menantang dan kondisi ekonomi global yang mengalami ketidakpastian, Bhima menyarankan untuk melakukan kolaborasi sesama UMKM, misalnya dengan mengadakan bazar kuliner dan perlengkapan Ramadan di lokasi sekitar masjid.

Ia mengatakan memanfaatkan berbagai platform digital dan media sosial akan sangat baik untuk menawarkan produk, serta menyediakan bahan baku secukupnya sesuai perkiraan permintaan agar tidak terjadi kerugian berarti (Ant)

Baca Juga :
Kiprah UMKM Binaan BRI Ma.ja Watch, Ketika Jam Tangan Kayu Berhasil Tembus Pasar Global
Kapan Batas Waktu Untuk Bayar Hutang Puasa Tahun Lalu?
Telkomsel dan SRC Satukan Langkah Majukan Ekosistem Ritel Nasional, UMKM Indonesia Naik Kelas di Pesta Retail 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Petak Sembilan Jakbar Semrawut, Pengunjung: Pemerintah Harus Cari Solusi
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Belum Lama Ditinggal Meninggal Istri, Pesulap Merah Ungkap Berpoligami Sejak 2022
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Pacitan
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Plesetkan Lagu Iwan Fals, Noel Sindir KPK Lewat Lagu ‘OTT Bocil’
• 47 menit laluokezone.com
Berhasil disimpan.