Petak Sembilan Jakbar Semrawut, Pengunjung: Pemerintah Harus Cari Solusi

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengunjung menganggap pemerintah tidak tegas dalam mengatur kawasan Pasar Petak Sembilan yang dianggap semrawut akibat maraknya parkir liar dan lalu lintas yang tidak tertib.

Kondisi tersebut disebut bukan pertama kali terjadi dan kerap terulang setiap tahun, terutama menjelang Imlek.

"Kondisi gini kayak gini kayanya sudah lama ya, tapi amat disayangkan selalu terjadi lagi dan lagi di setiap tahunnya," ujar pengunjung asal Lebak Bulus, Lina (38), saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Marak Parkir Liar, Pengunjung Keluhkan Kondisi Semrawut di Petak Sembilan Jakbar

Menurut dia, pemerintah seharusnya sudah memiliki solusi konkret untuk menangani praktik parkir liar tersebut.

Namun, justru sebaliknya, kondisi semrawut itu kembali terulang, bahkan bisa membuat penyempitan jalan karena parkir liar.

"Harusnya kondisi begini pemerintah sudah bisa cari solusinya," kata dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Iqbal (28), warga Kalideres. Menurut dia, kondisi Pasar Petak Sembilan kerap membuat pengunjung tidak nyaman, terutama saat akhir pekan.

"Pusing banyak parkir liar yang enggak diurusin. Harusnya dari pihak Pemda (pemerintah daerah) atau dinas terkait mengatur posisi parkir dan segala macam," ujar Iqbal saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu.

Tidak hanya itu, aksi lawan arah juga kerap terjadi di Pasar Petak Sembilan sehingga kondisi tersebut memperburuk arus lalu lintas di sana.

"Ini kan aksesnya one way tapi jadi banyak yang lawan arus," kata dia.

Baca juga: Semrawutnya Petak Sembilan Jakbar, Parkir Liar hingga Jalan Rusak Ganggu Lalu Lintas

Selain parkir liar dan pelanggaran lalu lintas, Iqbal juga menyoroti kondisi trotoar yang kerap digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan.

Menurut dia, hal tersebut membuat pejalan kaki kehilangan ruang dan terpaksa berjalan di bahu jalan.

"Kalau sudah ramai begini, parkirnya sudah bukan di trotoar aja tapi sampai ke bahu jalan. Mobil susah lewat, motor juga saling serobot," ucap dia.

Sebelumnya berdasarkan pantauan Kompas.com, di sepanjang jalan Pasar Petak Sembilan, kendaraan roda dua parkir sembarangan, berjajar di bahu jalan hingga memakan sebagian badan jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur dan kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam ramai pengunjung pasar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RiaMiranda Rilis Koleksi Raya 2026, Terinspirasi dari Al-Quran dan Lentera
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
KKP Mulai Relokasi Kapal Mangkrak di Pelabuhan Muara Angke
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Setahun KA Ijen Ekspres, Angkut 271 Ribu Penumpang dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pelanggan
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Siap Timang Cucu, Maia Estianty Ingin Jadi Nenek Funky Saat Anak Al Ghazali Lahir: Aku Udah Masuk 50 Tahun
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Cegah Penyakit Pascabanjir di Sumut, TNI Gelar Pelayanan Kesehatan Keliling Hingga ke Rumah Warga
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.