Rilis Sore Ini, Simak Kisi-kisi Kinerja BTN (BBTN) hingga Akhir 2025

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) dari sisi laba bersih diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan realisasi 2024. BTN akan melaporkan hasil kinerja keuangan sepanjang 2025 sore ini, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan konsensus analis Bloomberg, laba bersih BTN pada 2025 diprediksi mencapai Rp3,19 triliun, meningkat 6,39% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding realisasi sepanjang 2024 sebesar Rp3,00 triliun.

Dari sisi intermediasi, kredit yang disalurkan BTN sepanjang 2025 diperkirakan tumbuh sebesar 7,98% YoY menjadi Rp386,52 triliun dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp357,97 triliun.

Sejalan dengan capaian itu, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) diproyeksi mencapai Rp16,09 triliun pada 2025, meningkat signifikan sebesar 40,03% YoY dari realisasi 2024 yang sebesar Rp11,49 triliun. 

Lebih lanjut, net interest margin (NIM) BBTN diperkirakan naik dari 2,90% pada 2024 menjadi 2,90% sepanjang 2025. Dari sisi pendapatan, net revenue BTN pada 2025 diprediksi mencapai Rp20,31 triliun naik 26,44% YoY dibanding capaian 2024 yang sebesar Rp16,06 triliun. 

Dari sisi penghimpunan dana, analis memperkirakan dana pihak ketiga (DPK) BTN tumbuh 8,47% YoY menjadi Rp413,97 triliun, dari realisasi 2024 yang sebesar Rp381,65 triliun.

Baca Juga

  • BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026
  • BTN Ekspansi Ekosistem Terintegrasi, Bukan Hanya Properti
  • Intip Kuota Penyaluran FLPP BTN di Jateng-DIY pada 2026

Dalam catatan Bisnis, BTN tercatat membukukan laba bersih senilai Rp3 triliun sepanjang 2024. Bank spesialis kredit perumahan ini menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp357,97 triliun atau tumbuh sebesar 7,3% YoY dibandingkan periode yang sama 2023 sebesar Rp333,69 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan penyaluran kredit BTN pada 2024 terutama didorong oleh bisnis KPR baik, subsidi maupun nonsubsidi seiring dengan permintaan yang terus meningkat terhadap kepemilikan rumah.

Hingga akhir Desember 2024, penyaluran KPR Subsidi BTN mencapai Rp173,84 triliun, naik 7,5% yoy dibandingkan tahun 2023. Sementara itu, KPR non-subsidi BTN bertumbuh 10,2% yoy menjadi Rp105,95 triliun pada akhir 2024. 

“Selain itu, BTN juga membukukan pertumbuhan di segmen kredit bermargin tinggi [high-yield loans], yaitu Kredit Usaha Rakyat [KUR], Kredit Agunan Rumah [KAR], dan Kredit Ringan [KRING] mencapai 13,9% YoY atau menjadi Rp16,4 triliun pada akhir 2024,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/2/2025).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Taipan Pro-Demokrasi Hong Kong Jimmy Lai Dihukum Penjara 20 Tahun
• 24 menit laluidxchannel.com
thumb
1.300 Peserta PBI JKN Yogyakarta Aktif Kembali, Pasien Cuci Darah dan Kemoterapi Diprioritaskan
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kasus Tata Kelola Minyak, Grup WA "Garda Kencana" jadi Modus Persekongkolan
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
PSMS Dapat Durian Runtuh! Gaet Clayton da Silva Muntahan Persis, Bahu-membahu Eks PSM Erwin Gutawa di Medan
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Indonesia Bidik Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.