FAJAR, GOWA – Siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bajeng, Kabupaten Gowa, menggelar pameran karya akhir dan pentas seni bertema “Timeline” di aula sekolah. Ruang ekspresi sekaligus refleksi perjalanan budaya itu terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasarnya. Melalui konsep garis waktu, para siswa menampilkan narasi visual dan pertunjukan yang menggambarkan evolusi warisan budaya. Nilai-nilai lama tidak ditinggalkan, melainkan diolah kembali menjadi bentuk yang relevan dan indah sesuai zamannya.
Sebanyak 336 siswa kelas IX terlibat dalam kegiatan tersebut. Seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil pembelajaran seni budaya yang mencakup seni rupa, musik, tari, dan teater. Setelah menuntaskan materi per bab, para siswa menutup proses belajar dengan pameran dan pentas seni sebagai tugas akhir mata pelajaran.
Karya seni rupa yang ditampilkan antara lain lukisan di atas kanvas, gerabah, miniatur, serta kerajinan dari bahan bekas. Sementara pada sesi pentas seni, setiap kelas dari IX A hingga IX K menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tari tradisional, kreasi hingga kontemporer, band musik, karya sastra, serta drama tari.
Kepala SMP Negeri 1 Bajeng, Suriani, mengapresiasi kreativitas dan semangat siswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Pameran dan pentas seni ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan dalam karya nyata. Kami ingin siswa berani mengekspresikan ide, mencintai budaya, dan bangga terhadap proses belajar yang mereka jalani,” ujarnya.
Koordinator pameran, Muh Mizra Khair, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah apresiasi atas proses dan hasil belajar siswa.
“Melalui pameran dan pentas seni, siswa tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga belajar bertanggung jawab, bekerja sama, dan percaya diri menyampaikan gagasan mereka,” katanya.
Kegiatan ini melibatkan siswa sebagai panitia utama dengan pendampingan guru seni serta dukungan penuh dari seluruh guru dan staf tata usaha SMPN 1 Bajeng. Selain warga sekolah, acara turut dihadiri orang tua siswa serta alumni angkatan 2023, 2024, dan 2025.
Kolaborasi juga dilakukan bersama ekstrakurikuler seni Parimpunganta SMKN 1 Gowa. Antusiasme orang tua terlihat dari partisipasi mereka yang membawa aneka kue tradisional untuk memeriahkan acara. (*)




