Hindradjaja (61 tahun) warga Tangerang, Banten, tewas dengan kondisi kepala terlakban di indekos wilayah Untung Suropati, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Ia ditemukan tewas pada Sabtu (7/2), padahal ia baru menyewa kos dua hari sebelumnya. Ia menyewa kos seorang diri.
"Informasi dari pemilik kos, (Hindradjaja) menginap sejak hari Kamis (5/2), kemudian ditemukan (tewas) Sabtu (7/2)," kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, Senin (9/2).
Jasad Hindradjaja telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk dilakukan autopsi. "Kami masih menunggu hasilnya juga," ujar dia.
Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti terkait kematian korban apakah bunuh diri atau seperti apa.
"Masih kita perdalam, belum bisa menyimpulkan, nanti setelah dari ahli forensik kita lakukan pemeriksaan baru kita simpulkan," ujar Gigih.
Bau BangkaiPenemuan jasad ini diawali bau bangkai yang dicium oleh warga sekitar. "Warga di sini ngomong 'Kok bau bangkai ya?' terus dicari-cari, nggak ada bangkainya," kata Toni, warga sekitar, Sabtu (7/2).
"Tiba-tiba saya lihat ada mayat di kasur, kayaknya sudah lebih dari satu hari deh karena bau, terus mukanya dilakban full, kepalanya diplastik juga," ucap dia.
Tak lama kemudian, polisi dipanggil dan datang ke lokasi.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496717/original/017222500_1770597143-1.jpg)



