Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Pelajar Ditangkap, Polisi: Pilih Korban Random

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan tiga pelaku penyiraman air keras terhadap tiga pelajar yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan, ketiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda.

“Pelaku diamankan Minggu malam. Kita hadirkan. Jadi kita secara persuasif, minta hadirkan orangnya. Karena kan mereka lagi di luar kota, tiga orang itu. Jadi di Karawang, di Cikarang, di Depok,” kata Roby, kepada wartawan, Senin (9/2/2027).

Sementara itu Roby menyebutkan, ketiga pelaku dan korban diketahui tidak saling mengenal. 

Adapun pengakuannya, pelaku melancarkan aksinya dengan memilih korban secara acak lantaran takut diserang duluan.

“Jadi keterangannya itu hanya random aja. Mereka itu ngelihat anak-anak sekolah lain di seberang jalan, langsung kalau alasannya sih, kebiasaannya kalau begitu takutnya mereka yang diserang, mereka menyerang duluan. Intinya sih mereka berperilaku agresif duluan. Tapi korbannya random,” jelas Roby.

Lebih lanjut, Roby menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku.

“Hasil pemeriksaannya belum selesai. Kalau bukti-bukti cukup, dua bukti permulaan cukup, kemungkinan kita tetap tahan ya. Tapi ini kan perlengkapan pra-bukti dulu,” tutur Roby.

Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun media sosial Instagram @baehaqi, dengan keterangan “izin melaporkan kasus dugaan penyiraman air keras antar pelajar”.

Terlihat dalam video yang diunggah, terduga pelaku menggunakan seragam koko dan topi, berboncengan dengan sepeda motor matic berwarna putih.

Kemudian saat melintas, terduga pelaku berpapasan dengan tiga korban yang melintas dari arah berlawanan, dalam kondisi berboncengan menggunakan sepeda motor.

Tak lama setelahnya, terduga pelaku langsung memepet korban ke arah berlawanan dan menyiram air keras ke arah wajah korban.

Setelahnya koban langsung menutup wajahnya menggunakan tangan. Sementara itu, pelaku melarikan diri. Terlihat air keras tersebut tampak diletakkan di dalam sebuah botol.

Menanggapi peristiwa ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, orang tua korban telah membuat laporan ke pihak kepolisian atas insiden penyiraman air keras.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menkes Usul BPJS Kesehatan PBI 120.000 Pasien Cuci Darah Diaktifkan Otomatis
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Apa yang Salah dengan Riset Indonesia?
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
102 Pohon di Makassar Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Sempat Ditodong Golok Saat Tertibkan PKL di Bekasi, Ini yang Dirasakan Wali Kota
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Wamenkomdigi Ungkap Media Diterpa 2 Kali Disrupsi yang Bikin Sempoyongan
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.