BEKASI, KOMPAS.com – Bayi laki-laki yang baru lahir ditinggalkan seorang diri di atas kasur kamar apartemen di Jalan Ahmad Yani, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (7/2/2026).
Bayi tersebut ditemukan oleh MRR (19), petugas kebersihan pada pukul 08:49 WIB.
“MRR sedang masuk untuk membersihkan kamar dan melihat ada bayi yang masih hidup,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditinggalkan Sendirian di Apartemen Bekasi, Ditemukan Petugas Kebersihan
Menurut Dedi, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kamar apartemen tersebut disewa oleh seorang laki-laki berinisial RM (22) pada Jumat (6/2/2026) dengan tarif Rp 172.000.
Polisi menduga bayi tersebut ditinggalkan sesaat setelah dilahirkan.
Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang yang berkaitan dengan proses persalinan di lokasi kejadian.
“Di lokasi ditemukan satu buah kantong plastik warna putih berisi ari-ari dan tali pusar, satu buah bungkusan plastik, satu buah gunting, dan satu bundelan tisu bekas darah,” ujar Dedi.
MRR yang terkejut dengan penemuan tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada KR (25) dan AB (41) selaku petugas keamanan apartemen.
Selanjutnya, pihak keamanan menghubungi Polsek Bekasi Selatan serta Puskesmas Margajaya untuk memastikan kondisi kesehatan bayi.
“AB langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Selatan dan melaporkan Puskesmas Margajaya untuk mengecek keadaan bayi tersebut,” kata Dedi.
Baca juga: Wajah Ridwan Kamil di Underpass Depok Dihapus, Supian Suri: Wewenang Pemprov
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama perwira pengendali, piket Reskrim, piket SPK, dan Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Pada saat itu pihak puskesmas datang dan mengecek keadaan anak bayi tersebut. Setelahnya langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk diselamatkan,” ujar Dedi.
Meski ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan pada tubuh bayi.
“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya luka akibat benda tajam atau tumpul lainnya pada tubuh korban,” ucapnya.
Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas serta keberadaan orang tua bayi yang diduga menelantarkan korban.
“Kami sudah melakukan pengecekan dan olah TKP, untuk kemudian mencari orangtua korban yang diduga pelaku yang membuang bayi,” kata Dedi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


