Lebih dari Sepertiga Kanker Ternyata Bisa Dicegah, Ini Solusinya Menurut Studi WHO

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Sebuah studi terkini memberikan secercah harapan dalam upaya memerangi kanker. Walaupun penyakit ini sering kali membuat manusia merasa tidak berdaya, penelitian terbaru berhasil menunjukkan berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terkena kanker.
 
Mengutip laman ScienceAlert, World Health Organization (WHO) mengungkapkan fakta menggembirakan karena lebih dari sepertiga kasus kanker di seluruh dunia sebenarnya dapat dihindari. Kanker paru-paru, lambung, dan serviks sendiri mencakup hampir setengah dari kasus-kasus yang dapat dicegah tersebut.
 
Hasil temuan ini menunjukkan jutaan kasus kanker yang mematikan setiap tahunnya bisa dihindari melalui berbagai cara, mulai dari intervensi medis, perubahan gaya hidup, pengurangan risiko di tempat kerja, hingga penanganan polutan di lingkungan sekitar.

Ahli epidemiologi WHO, Isabelle Soerjomataram, menyatakan langkah paling efektif untuk menurunkan angka kanker secara global adalah dengan mencegah faktor-faktor risiko yang sebenarnya bisa dihindari.
 
Data tahun 2022 menunjukkan ada sekitar 19 juta kasus kanker baru di dunia. Studi ini menekankan dengan mengatasi 30 faktor risiko, dapat berpotensi mengurangi 38 persen dari total diagnosis tersebut.
 
Faktor-faktor risiko tersebut meliputi merokok, konsumsi alkohol, berat badan berlebih atau indeks massa tubuh tinggi, kurang beraktivitas fisik, penggunaan tembakau tanpa asap seperti tembakau kunyah, mengonsumsi pinang, pola pemberian ASI yang tidak optimal, paparan polusi udara, radiasi ultraviolet, agen infeksi, serta berbagai jenis paparan berbahaya di tempat kerja. Merokok adalah pemicu utama kanker di dunia Faktor risiko paling penting yang dapat dicegah adalah merokok tembakau. Kebiasaan ini berkontribusi setidaknya 15 persen dari seluruh kasus kanker pada tahun 2022.
 
Risiko akibat merokok sangat tinggi pada pria, menyumbang 23 persen dari semua diagnosis kanker baru secara global pada pria.
 

Baca Juga :

Kanker Bisa Sembuh? Menkes Bilang Kuncinya Ada di Deteksi Dini, Jangan Nanti-nanti!

Namun, merokok bukan satu-satunya ancaman. Polusi udara juga memiliki peran penting dengan dampak berbeda-beda di setiap wilayah. Sebagai contoh, di Asia Timur sekitar 15 persen kasus kanker paru-paru pada wanita dipicu oleh polusi udara. Sementara itu, di Afrika Utara dan Asia Barat angka tersebut mencapai 20 persen untuk kasus kanker paru-paru pada pria. Ancaman tersembunyi, alkohol dan infeksi Selain tembakau, faktor gaya hidup berikutnya yang dapat diubah adalah konsumsi alkohol. Alkohol bertanggung jawab atas 3,2 persen dari seluruh kasus kanker baru atau setara dengan sekitar 700.000 kasus.
 
Infeksi juga bertanggung jawab atas sekitar 10 persen kasus kanker baru. Pada wanita, sebagian besar kanker yang dapat dicegah disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang dapat memicu kanker serviks.
 
Walaupun vaksin HPV sudah tersedia dan terbukti efektif mencegah berbagai penyakit, tingkat cakupan vaksinasi di berbagai belahan dunia masih sangat memprihatinkan.
 
Sementara itu, tingginya angka kanker lambung pada pria berkaitan erat dengan kebiasaan merokok serta infeksi yang dipicu oleh sanitasi buruk, kepadatan penduduk, dan kurangnya akses ke air bersih. Langkah krusial menyelamatkan jutaan nyawa “Dengan mempelajari pola penyakit di berbagai negara dan kelompok masyarakat, kita dapat memberikan informasi yang lebih spesifik kepada pemerintah maupun masyarakat untuk membantu mencegah banyak kasus kanker,” jelas Ketua Tim Pengendalian Kanker WHO dan salah satu penulis laporan tersebut, André Ilbawi. 
 
Temuan WHO ini menjadi pengingat kita tidak sepenuhnya tak berdaya melawan kanker. Sekarang waktunya untuk bertindak nyata dalam mengurangi risiko penyakit mematikan ini. (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Volatilitas Tinggi, Harga Emas di Persimpangan Jalan
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Helikopter Militer Korsel Jatuh Saat Latihan, 2 Awak Tewas
• 4 jam laludetik.com
thumb
2.453 Warga Tegal Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari Pers Nasional 2026, Bupati Jeneponto Menegaskan Pers yang Profesional Pilar Penting Pembangunan
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah Merosot 1,31 Persen, Nikel Naik Tipis
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.