JAKARTA, DISWAY.ID - Terkuak pelaku atau sopir yang menabrak WNI, ibu dan anaknya berusia 6 tahun yang tewas, adalah seorang wanita berusia 38 tahun.
Seorang perempuan yang berada di balik kemudi dalam kecelakaan di kawasan Chinatown yang merenggut nyawa seorang anak perempuan berusia enam tahun merasa sangat menyesal atas insiden tersebut, ujar suaminya.
Kecelakaan tragis itu terjadi pada Jumat (6 Februari) sekitar pukul 11.50 siang di sepanjang South Bridge Road, tepatnya di area parkir dekat Buddha Tooth Relic Temple.
BACA JUGA:Tragis! Siswa SMK 34 Tewas Kecelakaan Akibat Jalan Licin dan Berlubang, Pramono Ingatkan Pemotor Hati-hati
Dilansir dari Asiaone, rekaman memilukan yang beredar secara daring memperlihatkan seorang pria menggendong anak perempuan yang berlumuran darah di kedua lengannya, sementara seorang perempuan terbaring di tanah di samping mereka.
Menurut pihak kepolisian, dua pejalan kaki perempuan berusia enam dan 31 tahun masih dalam keadaan sadar saat dilarikan ke rumah sakit, namun anak perempuan tersebut kemudian meninggal dunia.
Dalam pernyataan terbaru pada Minggu, polisi menyebut telah menangkap seorang pengemudi mobil perempuan berusia 38 tahun atas dugaan mengemudi tanpa kehati-hatian yang wajar hingga menyebabkan kematian.
BACA JUGA:Diva Siregar Nyaris Tewas dalam Kecelakaan di Jagorawi, Polisi: Microsleep
Keluarga korban merupakan wisatawan asal IndonesiaLianhe Zaobao melaporkan pada Sabtu bahwa korban kecelakaan tersebut adalah seorang ibu dan anak perempuannya yang merupakan wisatawan dari Indonesia.
Sang ibu masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan luka serius.
Laporan itu menambahkan bahwa pria yang merupakan ayah dari anak tersebut sedang berjalan lebih dulu sambil mendorong kereta bayi yang membawa seorang anak berusia dua tahun ketika kecelakaan terjadi.
BACA JUGA:Cerita Diva Siregar Usai Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol, 'Dilihat dari Kondisi Mobil Gak akan Selamat Loh!'
Setelah para korban dibawa ke rumah sakit, wartawan Shin Min Daily News melihat pengemudi perempuan tersebut digiring polisi sekitar pukul 3 sore.
Menurut Shin Min, perempuan itu tampak mondar-mandir sementara polisi melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Ia beberapa kali memegang kepalanya dengan kedua tangan, sesekali menundukkan kepala, dan terlihat sangat menyesal.
- 1
- 2
- »



