JAKARTA, KOMPAS.TV - Instruksi Presiden terkait kebersihan lingkungan dijawab dengan aksi nyata oleh pemerintah di sejumlah daerah dengan menggelar kerja bakti.
Aksi membersihkan lingkungan dilakukan dengan melibatkan TNI-Polri, mulai dari normalisasi sungai hingga membersihkan tumpukan sampah.
Ratusan petugas gabungan dari Pemkot, Polres, dan Kodim Jakarta Selatan dikerahkan bersama dua alat berat dan belasan truk pengangkut sampah dari Suku Dinas Sumber Daya Air.
Kerja bakti dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir, seiring curah hujan yang masih berpotensi mengguyur wilayah Jakarta.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, mengatakan sampah kerap menyumbat saluran pompa sehingga menghambat proses penyedotan air saat wilayah Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, terendam banjir.
Selain Sungai Ciliwung, beberapa kali penghubung juga menjadi target untuk dinormalisasi.
Sementara itu, menindaklanjuti instruksi Presiden terkait kebersihan lingkungan, personel gabungan TNI–Polri bersama warga bergotong royong membersihkan tumpukan sampah di Jalan Raya STPI Curuh, Kabupaten Tangerang, hari Minggu.
Tumpukan sampah ini sebelumnya dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Dandim 0510 Tigaraksa menyampaikan, sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
Kurve atau aksi bersih-bersih digelar di Sungai Kali Ulu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi salah satu titik pemicu banjir.
Petugas gabungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama unsur TNI–Polri terjun ke sungai untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai.
Sampah yang berhasil dievakuasi dari aliran sungai dibuang di TPA Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi.
Pemkab Bekasi bersama unsur TNI–Polri akan menggelar aksi serupa setiap hari Jumat dalam program Jumat Bersih.
#sampah #tni #polri
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- jakarta bersih
- presiden prabowo
- aksi bersih sampah
- jakarta
- sampah
- tni polri




