Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai hampir 80 persen berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia. Survei yang dilaksanakan menunjukkan tingkat persetujuan yang masih tinggi terhadap kepemimpinan Presiden ke-8 Republik Indonesia.
"Banyak yang mengatakan cukup puas. Tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen ya. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai itu. Kalau dijumlahkan dengan cukup puas masih lumayan 79,9 persen tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Senin, 9 Februari 2026.
"Kalau kita lihat dari data berdasarkan demografi itu pemilih Prabowo yang sangat puas itu terutama dari etnik. Kalau dari sisi gender sedikit lebih kuat dari kalangan perempuan, tetapi basis pemilih laki-laki yang puas juga cukup besar 77,9 persen. Dan kalau dari sisi generasi itu tidak berubah, dari profil pendukung Pak Prabowo di 2024 kemarin yaitu Gen Z," sambungnya.
Baca Juga :
Burhanuddin menjelaskan alasan kepuasan atas kinerja presiden adalah pemberantasan korupsi dan pemberian bantuan sosial.
"Kalau ditanya apa yang membuat mereka puas, ini terutama yang puas saja yang kita tanya itu alasan utamanya adalah memberantas korupsi. Nah ini relatif baru ya, sebelumnya Pak Prabowo umumnya dianggap tegas sebagai faktor yang membuat dirinya dipersepsi baik atau puas ya di mata pemilih," ucapnya.
Belakangan sejak Oktober 2025 itu variabel yang dianggap paling banyak menentukan kepuasan di kalangan mereka yang puas sama Pak Prabowo itu memberantas korupsi. Yang kedua sering memberi bantuan. Mungkin berkaitan dengan program pasca kerusuhan Agustus 2025 waktu itu pemerintah memberikan banyak bantuan terutama bansos pangan dan BLT," tuturnya.


