IntipSeleb – Mariah Carey tampil di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 yang digelar di Stadion San Siro, Milan, Italia. Mengenakan gaun perak berkilauan, penyanyi legendaris asal Amerika Serikat itu awalnya disambut dengan antusiasme tinggi. Namun, penampilannya justru memicu kontroversi dan menuai banyak kritik dari publik.
Penyanyi berusia 55 tahun tersebut membawakan lagu klasik Italia “Nel blu dipinto di blu” atau yang lebih dikenal dengan judul “Volare”. Tak hanya itu, Mariah Carey juga menyanyikan salah satu lagu hits miliknya yang berjudul “Nothing Is Impossible”.
Alih-alih memukau, penampilan Mariah justru dinilai mengecewakan oleh sebagian penonton. Banyak netizen menuding bahwa Mariah tidak bernyanyi secara langsung dan melakukan lipsync saat tampil di panggung megah tersebut.
Kritik pun membanjiri media sosial, terutama platform X. Sejumlah netizen mengaku kecewa karena merasa penampilan Mariah terlihat kaku dan kurang ekspresif.
“Saya menonton Mariah Carey di upacara pembukaan Olimpiade 2026, tapi dia terlihat kaku, seperti membaca dari teleprompter, dan jelas melakukan lipsync,” tulis seorang pengguna.
“Aku benar-benar kaget melihat Mariah Carey lip-sync. Dia terlihat bingung di atas panggung,” ujar netizen lainnya.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan keputusan panitia menghadirkan penyanyi asal Amerika Serikat untuk membuka ajang olahraga internasional yang digelar di Italia.
.jpg)


