Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Menteri Sosial Gus Ipul pastikan 106.000 peserta BPJS PBI penyakit katastropik otomatis aktif kembali.
  • Reaktivasi ini dilakukan agar layanan kesehatan pasien jantung, kanker, stroke, serta gagal ginjal tidak terganggu.
  • Penonaktifan peserta PBI sebelumnya disebabkan pemutakhiran data DTSEN yang dilakukan Kemensos Januari 2026.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan bahwa status BPJS PBI milik pasien penyakit katastropik yang sempat dinonaktifkan akan otomatis direaktivasi. Jumlahnya mencapai ratusan ribu peserta yang sebelumnya berstatus nonaktif akibat proses pemutakhiran data oleh Kementerian Sosial.

“Reaktivasi otomatis kepada 106.000 penderita penyakit katastropik atau kondisi kesehatan serius mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan jangka panjang. Ini kita dapat datanya dari BPJS Kesehatan,” kata Gus Ipul saat rapat di DPR, Senin (9/2/2026).

Gus Ipul memaparkan, penyakit katastropik yang dimaksud antara lain jantung, kanker, stroke, hingga gagal ginjal. Kebijakan reaktivasi otomatis tersebut bertujuan agar tidak mengganggu layanan kesehatan yang sedang berjalan.

“Agar layanan kesehatan tidak terganggu dan dapat melakukan reaktivasi menyusul,” tuturnya.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan juga menyampaikan bahwa terdapat 11.085.286 peserta PBI yang dinonaktifkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 Januari 2026 dengan TMT 1 Februari 2026.

Penonaktifan peserta PBI JKN tersebut dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Meski demikian, Mensos memastikan kuota kepesertaan BPJS PBI tidak dikurangi.

Penonaktifan PBI JKN dilakukan berdasarkan 19 latar belakang, antara lain pindah segmen, meninggal dunia, individu tidak ditemukan, serta bantuan sosial atau bansos yang tidak digunakan sesuai peruntukannya. Namun, penonaktifan kepesertaan paling banyak terjadi akibat pembaruan peringkat kesejahteraan keluarga, yang mencapai 10.703.364 orang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Lalat China Mendadak Kepung AS, Ilmuwan Ungkap Cara Pindah Benua
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Palestina Kecam Langkah Israel Perluas Kontrol di Tepi Barat, Dinilai Rasis dan Berbahaya
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cara Menyenangkan Kenali Anak dengan Nutrisi Sejak Dini, Intip Yuk Moms!
• 11 jam laluherstory.co.id
thumb
Revoice, Kalung AI yang Bisa Bantu Pasien Stroke Berkomunikasi
• 54 menit lalugenpi.co
Berhasil disimpan.