Jakarta, tvOnenews.com - Teun Koopmeiners mengutarakan rasa amarahnya setelah kegagalan Juventus mengalahkan Lazio. Dia sempat mencetak gol namun gol tersebut dianulir akibat offside.
Skuad asuhan Luciano Spalletti tertinggal dua gol lebih dulu akibat gol-gol dari Pedro Rodriguez dan Gustav Isaksen. Namun, Weston McKennie dan Pierre Kalulu berhasil menyelamatkan Bianconeri dari kekalahan.
Si Nyonya Tua hampir menderita kekalahan karena gol penyeimbang dari Kalulu baru datang di masa injury time. Duel pun berakhir dengan skor 2-2.
Setelah laga, Teun Koopmeiners mengaku marah akibat kegagalan meraih kemenangan. Sebab, Juve memiliki banyak peluang.
“Kami agak marah. Kami punya banyak kesempatan namun sesuatu hilang di operan terakhir, dalam tembakan,” kata Koopmeiners kepada DAZN.
Gelandang asal Belanda itu menyoroti kekurangan Juve dalam bertahan. Meskipun berhasil mendominasi dengan menciptakan peluang, mereka sulit untuk menyelesaikannya.
“Kami terlalu ingin menyerang, dan saya menyukainya. Itu menyenangkan untuk menciptakan banyak peluang dan mencoba mencetak gol, juga untuk fans, namun bertahan juga penting,” tambahnya.
“Anda harus segera menekan untuk menghindari diri kebobolan, itu penting. Mungkin itu adalah masalah komunikasi, itu bergantung kepada cara kami menyerang. Kami harus lebih baik dalam situasi ini,” tambahnya.
Namun, sebelum Lazio mencetak dua gol, Juventus sebenarnya sempat mencetak gol melalui Koopmeiners. Sayangnya, tembakan keras gelandang asal Belanda itu terjadi pada saat Khephren Thuram berada dalam posisi offside.
“Saya meminta maaf, itu adalah momen yang bagus bagi kami. Kami punya banyak peluang, saya tidak melihat Thuram dan saya hanya berpikir tentang menempatkan bola di antara kaki para defender,” tandasnya.
Juve masih berada di peringkat keempat usai pertandingan ini, dengan mengumpulkan 46 poin dari 24 laga. Namun, AS Roma bisa menyamai raihan poin mereka karena Giallorossi baru akan bertanding melawan Cagliari pada Selasa (10/2/2026) dini hari nanti WIB. (rda)



