Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - London, Inggris
Dan Burn debut di Timnas Inggris dalam usia 32 tahun, membuatnya salah satu debutan tertua dalam sejarah The Three Lions.
Tidak ada kata terlambat untuk bermain di tim nasional. Keberuntungan atau dewi fortuna kadang datang dengan cara yang tidak terduga. Itulah yang dialami Dan Burn, bek Newcastle United dan Timnas Inggris.
Dirinya tidak pernah menyangka akan mengenakan kostum Timnas Inggris dan semua itu karena Thomas Tuchel. Ya, ketika pelatih sebelumnya tidak pernah mempertimbangkan Dan Burn, Thomas Tuchel justru mengontaknya.
Suatu malam, Dan Burn mendapatkan panggilan telepon dan dia kemudian menyadari bahwa itu adalah Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman tersebut menghubungi Dan Burn melalui FaceTime untuk memberitahunya tentang terpilihnya dia masuk skuad Inggris.
"Sambil bercanda dia mengatakan bahwa saya 'tidak profesional' karena masih terjaga hingga pukul 10 malam," kata Dan Burn, mengenang momen tersebut. Momen itu terjadi pada tahun lalu (2025) ketika dia sudah berusia 32 tahun.
Usia tersebut cukup tua bagi seorang pemain untuk bermain di tim nasional. Namun, Dan Burn tidak menjadikan faktor usia menghalangi langkahnya untuk datang ke pusat latihan Timnas Inggris.
Pemanggilan tersebut terjadi untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Albania dan Latvia. Yang menarik, Dan Burn langsung diturunkan dalam starting line-up dan bermain selama 90 menit.
Pada pertandingan 21 Maret 2025 tersebut, Inggris menang 2-0 dan Dan Burn tampil penuh sepanjang pertandingan. Itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Dan Burn, momen yang menurutnya tidak pernah dia bayangkan.
"Dapat saya katakan bahwa 'tidak mungkin ada kesempatan itu'" kata Dan Burn seperti yang diberitakan Four Four Two, Minggu (8/2/2026), tentang penilaiannya bermain untuk Timnas Inggris sebelum pesan dan telepon dari Thomas Tuchel datang.
"Saya tidak pernah memikirkan hal itu, sampai ketika menghadapi West Ham United. Empat hari setelahnya, saya mendapatkan kabar dari dia (Thomas Tuchel)," kata Dan Burn lagi bercerita.
Menurutnya, dia tidak mengetahui bahwa Thomas Tuchel ada di tribun menyaksikan laga Newcastle United menghadapi West Ham. "Saya pikir itu membantu, saya tidak tahu pelatih Timnas Inggris ada di tribun menonton pertandingan. Saya hanya ke lapangan dan melakukan aktivitas seperti biasanya," kata Dan Burn.
Pada tanggal 14 Maret 2025 setelah laga lawan West Ham, dia memang mengetahui secara resmi bahwa dirinya masuk skuad Timnas Inggris. Apakah kemudian pemanggilan itu membuatnya termotivasi jelang tampil di final Piala Liga (Carabao Cup)? Boleh jadi.
Pada 16 Maret 2025 atau dua hari setelah pemanggilan skuad Inggris, Dan Burn tampil untuk Newcastle United di final menghadapi Liverpool. Pertandingan ini menjadi perhatian publik sepak bola Inggris karena ini peluang Newcastle United untuk mengakhiri paceklik gelar selama 70 tahun.
Newcastle United satu dari klub Inggris yang memiliki basis fans besar dan fanatik, tidak kalah dengan Liverpool. Yang terjadi kemudian, Newcastle memang berhasil menjadi juara, mengukir sejarah dengan kemenangan 2-0.
Dan Burn mencetak gol di pertandingan yang digelar di Stadion Wembley tersebut pada menit ke-45 memanfaatkan assist Kieran Trippier. Sedangkan gol kedua tercipta dari Alexander Isak di menit ke-52.
Tidak cukup sampai di situ, lima hari kemudian Dan Burn Kembali lagi bermain di Stadion Wembley tentunya, melakoni debutnya sebagai pemain Timnas Inggris dalam usia 32 tahun, dalam kemenangan 2-0 atas Albania. Penampilannya lawan Albania membuatnya menjadi salah satu pemain tertua yang berdebut dalam sejarah Timnas Inggris.
"Saya bahkan tidak merasa gugup saat bermain di setiap pertandingan bersama Timnas Inggris. Bagi yang lain tentu ini hal besar tapi bagi saya, ini hanya salah satu hal terbesar dalam hidup saya," kata Dan Burn lagi.
Setelah itu, Dan Burn menjadi pemain yang sering masuk skuad Timnas Inggris. Bek yang kini berusia 33 tahun tersebut bermain di kualifikasi mengahdapi Andora dalam kemenangan 1-0, lalu tampil lagi di laga kedua lawan Andora dalam kemenangan 2-0.
Total, Dan Burn telah bermain dalam lima pertandingan untuk Timnas Inggris. Yang menarik, dari lima laga itu pula, Inggris menang dengan catatan clean sheet (tanpa kemasukan). Rapor tersebut tentu menjadi catatan bagi Thomas Tuchel dalam memilih pemain untuk Piala Dunia 2026 nanti.
"Bermain untuk Timnas Inggris adalah bonus. Saya tidak pernah menyangka hal ini terjadi, jadi saya hanya menikmatinya," dia menambahkan.
"Ketika Anda berusia 32 tahun, Anda seperti merasa, 'saya mungkin tidak akan memiliki banyak kesempatan di sini, benar begitu?"
Dan Burn kini memiliki kesempatan yang besar. Setelah terpilih masuk skuad dalam lima laga Timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel, peluangnya untuk bermain di Piala Dunia 2026 bersama The Three Lions bukan hanya mimpi.
Dengan tingginya yang mencapai 2,01 meter, dia adalah mercusuar berjalan di pertahanan Timnas Inggris, tembok pertahanan The Three Lions di Piala Dunia yang akan digelar pada Juni 2026 nanti di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Debutan Tertua Timnas Inggris sejak Tahun 2000
Kevin Davies: 33 tahun, 200 hari (vs Montenegro, Oktober 2010)
Dan Burn: 32 tahun, 317 hari (vs Albania, Maret 2025)
Leon Osman: 31 tahun, 181 hari (vs Swedia, November 2012)
Rickie Lambert: 31 tahun, 179 hari (vs Skotlandia, Agustus 2013)
Chris Powell: 31 tahun, 173 hari (vs Spanyol, Februari 2010)
Editor: Irfan Sudrajat





