Jakarta, tvOnenews.com - Jorge Lorenzo menilai peta persaingan MotoGP 2026 tidak sepenuhnya akan dikuasai duet Ducati dan Marc Marquez.
Mantan juara dunia MotoGP itu menyebut Honda sebagai tim yang berpotensi menghadirkan kejutan pada musim mendatang.
- Reuters
Menurut Lorenzo, peran Aleix Espargaro sebagai test rider memberi kontribusi penting, meski tidak selalu terlihat secara langsung.
Dampaknya tercermin dari performa Joan Mir dan Luca Marini yang tampil cukup kompetitif dengan RC213V selama tes pramusim.
Mir bahkan sempat mencuri perhatian dengan menjadi pembalap tercepat pada sesi pertama hari kedua tes, lewat catatan waktu 1 menit 56,874 detik.
"Dan tim yang tampaknya paling banyak mengalami peningkatan adalah Honda, yang sangat kompetitif," kata Lorenzo.
"Dengan Aleix, dengan Mir yang berada di posisi pertama pada hari kedua, Marini yang selalu ada di sana."
"Jadi, kami senang, tetapi itu belum cukup, kami harus terus meningkatkan diri sebesar 1 persen di banyak area untuk melihat apakah kami bisa lebih dekat," pungkasnya.
Peran Baru Jorge Lorenzo di MotoGP 2026- Instagram/Maverick Vinales
Saat ini, Lorenzo berperan sebagai pelatih Maverick Vinales di tim KTM Tech3. Dari sudut pandangnya, Honda terlihat menunjukkan perkembangan yang patut diwaspadai, bahkan dibandingkan dominasi Ducati.
Persaingan MotoGP 2026 mulai memanas lewat rangkaian tes pramusim yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal pekan lalu.
Seluruh pembalap turun ke lintasan, dan sejak hari pertama dinamika persaingan sudah terlihat jelas. Sorotan utama memang mengarah ke Ducati, dengan Marc Marquez tampil impresif sebagai yang tercepat pada hari pertama tes.
Pembalap berjuluk The Alien itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 57,018 detik, memimpin skuad Borgo Panigale. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Marquez, yang baru saja pulih dari cedera yang ia alami di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Ducati pun semakin terlihat kompetitif di awal musim.
Tak hanya Marquez, Francesco Bagnaia juga mengakui adanya kemajuan signifikan pada motor Ducati. Pembalap didikan Valentino Rossi itu mengungkapkan bahwa dirinya mulai kembali menemukan rasa percaya diri, terutama saat melaju cepat di tikungan tanpa merasa dibatasi.
