Ekspektasi Tinggi Kepada Pemain Termahal PSM Dusan Lagator: Unjuk Kemampuan di Dua Laga Penting Lawan Persija Jakarta dan Dewa United

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Jumlah legiun asing Pasukan Ramang kini genap sebelas. Angka yang bukan sekadar statistik, melainkan simbol bahwa PSM Makassar memilih all-in di tengah musim yang goyah.

Di antara sebelas nama itu, satu berdiri paling tinggi secara valuasi: Dusan Lagator. Rp7,82 miliar. Pemain termahal di skuad. Menggeser Yuran Fernandes. Mengangkat total nilai tim nyaris ke angka Rp100 miliar.

Namun sepak bola tak pernah tunduk pada angka.

Lagator datang tanpa gemuruh. Tidak ada euforia visual. Tetapi ketika nomor 94 tercatat resmi di sistem liga, ekspektasi pun melekat. Ia bukan sekadar tambahan skuad. Ia adalah jawaban atas kegelisahan Tomas Trucha tentang satu kata yang terus diulangnya: keseimbangan.

PSM kehilangan stabilitas musim ini. Lini belakang mudah ditembus. Lini tengah kerap kehilangan kontrol. Tujuh laga tanpa kemenangan—dua imbang dan lima kalah—mendorong Pasukan Ramang turun ke peringkat 13. Jarak ke zona degradasi hanya tujuh poin.

Kemenangan 2-1 atas PSBS Biak memang memutus rantai negatif itu. Gol Rizky Eka Pratama dan Gledson Paixao memberi tiga poin penting. Tetapi pertandingan di Sleman juga membuka satu fakta: PSM belum benar-benar stabil.

Menang, tapi Belum Meyakinkan

Pelatih Tomas Trucha bahkan tak sepenuhnya puas.

“Setelah kita mencetak gol kedua, kita seperti berhenti bermain, berhenti untuk menguasai bola. Seharusnya kita pegang bola lebih lama dan bermain di setengah lapangan lawan,” ujar Tomas.

PSBS Biak sempat memperkecil skor lewat Ruyery Blanco. Dua peluang mereka bahkan membentur mistar gawang. PSM nyaris kehilangan keunggulan yang sudah di tangan.

“Kita beruntung. Mereka punya dua peluang yang seharusnya bisa jadi gol kedua,” lanjut Tomas, jujur.

Komentar itu seperti penegasan bahwa pekerjaan belum selesai. Kemenangan memang penting secara psikologis. Tapi performa belum sepenuhnya meyakinkan.

Dan di sinilah ekspektasi terhadap Lagator menguat.

Dua Laga, Dua Ujian Berat

Persija Jakarta dan Dewa United menunggu di depan.

Persija identik dengan intensitas dan tekanan agresif di lini tengah. Dewa United punya kreativitas serta pemain-pemain yang berani bermain di ruang sempit. Dua tim dengan karakter berbeda, tetapi sama-sama menguji kestabilan pertahanan dan transisi.

Lagator direkrut untuk situasi seperti ini.

Ia diharapkan menjadi jangkar. Membaca arah bola lebih cepat. Menutup ruang sebelum ancaman menjadi peluang. Menjaga ritme saat tim unggul agar tidak kembali panik seperti di Sleman.

Sebagai gelandang bertahan dengan fleksibilitas bermain di lini belakang, perannya bukan hanya soal tekel atau duel udara. Ia harus menjadi pengatur tempo defensif. Pemutus serangan pertama. Penyeimbang ketika lini depan terlalu cepat naik.

Di sisi lain, Sheriddin Boboev disiapkan sebagai solusi kebuntuan. Penyerang 26 tahun itu memberi dimensi tekanan dan mobilitas di lini depan. Namun tanpa fondasi yang stabil di belakang, agresivitas serangan bisa kembali menjadi bumerang.

Nilai Pasar vs Nilai Dampak

Nilai skuad boleh mendekati Rp100 miliar.

Sebelas pemain asing telah lengkap.

Administrasi selesai.

Tetapi dua laga ke depan akan menjadi parameter sesungguhnya: apakah investasi itu benar-benar mengubah arah musim, atau hanya memperindah angka di atas kertas.

Di Makassar, sepak bola bukan sekadar strategi. Ia menyentuh siri’ na pacce—harga diri dan solidaritas.

Lagator kini membawa beban itu.

Bukan hanya sebagai pemain termahal. Tetapi sebagai simbol bahwa PSM tidak menyerah pada musim yang sempat limbung.

Lawan Persija dan Dewa United, iao—pertaruhan sesungguhnya dimulai.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bridgestone Genjot Produksi Lokal saat Industri Komponen Otomotif Lesu
• 56 menit lalubisnis.com
thumb
Persija Jakarta Ditaklukkan Arema FC 0-2, Mauricio Souza Keluhkan Satu Hal
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
BI: Keyakinan Konsumen terhadap Kondisi Ekonomi Naik pada Januari 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sepekan Kepemimpinan, Presiden Prabowo lakukan Langkah Strategis Membangun Indonesia
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Ajang Tari Nasional iForte 2025–2026 Meledak! Ratusan Sekolah dan Kampus Unjuk Kreativitas
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.