TNI AD Persiapkan Pasukan untuk Misi Perdamaian ke Palestina

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

TNI AD telah memulai persiapan internal dengan melatih personel yang berpotensi ditugaskan dalam misi perdamaian.

TNI AD Persiapkan Pasukan untuk Misi Perdamaian ke Palestina. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan TNI AD mulai menyiapkan pasukan untuk misi perdamaian ke Gaza, Palestina, sambil menunggu hasil koordinasi resmi dari mabes soal kebutuhan dan karakter personel untuk ditugaskan.

KSAD menjelaskan, proses pengiriman pasukan ke Gaza masih berjalan dan memerlukan koordinasi berjenjang, mulai dari pihak yang mengoordinasikan misi di Gaza hingga ke Mabes TNI dan Mabes Angkatan Darat.

Baca Juga:
Prabowo Tegaskan RI-Pakistan Dukung Kemerdekaan Palestina

“Ya, itu kan masih terus berjalan ya. Jadi kan kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza. Nanti ke Mabes TNI. Mabes TNI nanti ke Mabes AD memerlukan pasukan personel yang berkarakter apa. Ini kami siapkan. Ya, begitu,” ujar Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI dan Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Dia menegaskan, TNI AD telah memulai persiapan internal dengan melatih personel yang berpotensi ditugaskan dalam misi perdamaian. Fokus utama penyiapan diarahkan pada kemampuan yang relevan dengan kebutuhan kemanusiaan dan rekonstruksi di wilayah konflik.

Baca Juga:
Palestina Sebut Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

“Sudah, sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan kan kita nanti jadi perdamaian. Jadi berarti zeni, kesehatan, yang sering, seperti itu kami siapkan,” jelasnya.

Terkait jumlah personel yang akan dikirimkan ke Gaza, KSAD menyampaikan bahwa angka tersebut masih bersifat perkiraan dan belum ada keputusan final. Seluruhnya masih menunggu hasil negosiasi dan koordinasi lanjutan di tingkat Mabes TNI.

Baca Juga:
Iuran Board of Peace Palestina Rp16,9 Triliun Dimulai Tahun Ini, Menlu: Bisa Diangsur 

“Ya, bisa satu brigade, 5.000–8.000 mungkin. Tapi masih bernego semua, belum, belum pasti. Jadi enggak ada, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” kata Maruli.

Dia juga menekankan, peran TNI AD saat ini terbatas pada penyiapan pasukan sesuai kebutuhan yang diminta, sementara keputusan terkait penugasan, waktu keberangkatan, dan kepastian lokasi berada di tingkat komando yang lebih tinggi.

“Kalau kami hanya penyiapan pasukannya saja,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, TNI AD memastikan kesiapan personel untuk mendukung misi perdamaian di Gaza, khususnya dalam bidang zeni dan kesehatan, sesuai mandat yang akan ditetapkan oleh Mabes TNI dan pemerintah.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Targetkan Laba BUMN Tahun Ini Rp 360 T, 2027 Tembus Rp 400 T
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pedagang Ikan di Belawan Tewas Terkena Rocket Flare SOS saat Terjadi Tawuran
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Annisa Debut di Panggung Asia, Buka Grand Final The Catwalk Master 2026
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anshar Ilo: Prabowo Layak Dua Periode Demi Keberlanjutan Pembangunan Nasional
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
7 Fakta Kasus Penyiraman Air Keras di Cempaka Putih, Cairan dari Praktikum Sekolah
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.