Venezuela Bebaskan 35 Oposisi Tahanan Politik Buat Perkuat Hubungan dengan AS

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Caracas, VIVA – Venezuela telah membebaskan sedikitnya 35 tahanan politik, termasuk sejumlah tokoh oposisi ternama, dalam langkah yang bertepatan dengan upaya kepemimpinan sementara negara itu untuk memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Organisasi Hak Asasi Manusia Foro Penal pada Minggu 8 Februari dengan menambahkan bahwa pada pekan lalu lebih dari 650 orang yang mereka anggap sebagai tahanan politik masih ditahan di seluruh negeri.

Baca Juga :
Iran "Lapor" Rusia dan China soal Hasil Negosiasi Nuklir dengan AS
Iran Siap Terima Kesepakatan Nuklir, tapi Tolak Nol Pengayaan

Di antara mereka yang dibebaskan terdapat politisi oposisi Juan Pablo Guanipa dan Perkins Rocha, menurut pernyataan serikat pers Venezuela, pejabat partai oposisi, serta anggota keluarga.

Pihak berwenang tidak segera mengeluarkan pengumuman resmi. Namun dalam beberapa hari terakhir, presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan ia berniat menutup El Helicoide, kompleks penahanan yang lama dikritik kelompok HAM, serta menguraikan rencana undang-undang amnesti yang luas.

Pembebasan tersebut terjadi menyusul penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro oleh otoritas Amerika Serikat pada bulan lalu. Peristiwa tersebut kemudian mengubah lanskap politik Venezuela.

Sejak itu, Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden, telah mengambil langkah untuk mengarahkan ulang kebijakan luar negeri negara tersebut, bekerja sama dengan pemerintahan Donald Trump dan mengalihkan ekspor minyak ke Amerika Serikat, menurut The New York Times.

Sementara itu, pemimpin oposisi Maria Corina Machado menyambut pembebasan tersebut dalam pesan di platform media sosial X.

“Hari ini rakyat Venezuela menyambut para pahlawan kami pulang … Mereka kembali dengan kekuatan dan martabat yang mengharukan.” (Ant)

Baca Juga :
Trump Ancam Negara yang Berbisnis dengan Iran Bakal Disanksi Tarif
Negosiasi Alot Nuklir Iran dengan AS di Oman Berakhir, Apa Hasilnya?
Iran Keberatan Komandan CENTCOM AS Ikut Nimbrung Negosiasi: Diplomasi Dibayangi Ancaman Militer

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lepas dari Suspensi, Saham NZIA Lanjut Ngebut!
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
H-9 Ramadhan 2026: Tiga Amalan Penting Sebelum Masuk Bulan Suci Ramadhan Menurut Ustaz Adi Hidayat
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekspor Beras Jemaah Haji RI, Bulog Ajukan Pembangunan Gudang di Arab
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Minta 3 Siswa yang Siram Air Keras Ditindak Tegas: Tak Ada Kompromi!
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Muzani Teruskan Aspirasi Warga Aceh ke Presiden: Sakit Aceh Adalah Sakit Indonesia
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.