FAJAR, MAKASSAR – Ketua Organizing Committee (OC) Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Lukman Baco Kady, menegaskan seluruh kader Golkar di Sulsel wajib solid dan siap mendukung siapa pun yang terpilih sebagai ketua dalam Musda mendatang.
Penegasan itu disampaikan Lukman saat Konsolidasi Fraksi Golkar se-Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro Makassar, Senin, 9 Februari.
“Konsolidasi ini juga untuk memberikan pengarahan agar supaya jelang Musda nanti siapapun yang terpilih akan kita dukung bersama tanpa adanya riak-riak perpecahan,” jelas Lukman.
Ketua Fraksi DPRD Sulsel itu menekankan, konsolidasi fraksi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi besar partai untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan, khususnya menghadapi Pemilu 2029.
“Konsolidasi ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, hal ini untuk membuat Golkar Sulsel bisa kembali pada kejayaan,” ujarnya.
Lukman juga mengungkapkan arahan langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang meminta jajaran Golkar di daerah fokus pada peningkatan kursi legislatif di setiap daerah pemilihan.
“Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia memerintahkan kepada kami untuk menambah kursi legislatif di setiap dapil.
Oleh karena itu siapa pun nanti yang terpilih sebagai Ketua Golkar Sulsel melalui Musda kita akan dukung bersama,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan Musda, Lukman mengaku seluruh persiapan secara organisatoris telah rampung. Namun demikian, jadwal pelaksanaan Musda dan nama calon ketua masih menunggu keputusan dari DPP Partai Golkar.
“Musda kami sudah siap dan insyaallah akan dipercepat. Tetapi soal nama itu bukan kewenangan saya dan saya belum tahu, yang jelas semua kader Golkar di Sulsel solid,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin Mohamad Said, turut menegaskan pentingnya kepatuhan kader terhadap keputusan DPP, termasuk dalam penentuan ketua terpilih hasil Musda.
“Nantinya kita harapkan ketua yang akan dipilih ke depan di kepengurusan ini mampu merangkul semua potensi yang ada di seluruh Sulsel. Kita tidak usah gontok-gontokan,” ujar Muhidin.
Ia menambahkan, konsolidasi internal menjadi kunci utama agar Golkar Sulsel mampu bangkit dan kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
“Kita harus bangkit. Melalui konsolidasi ini, kita akan mencari akar masalah di setiap daerah agar Golkar bisa kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029,” pungkasnya. (wid-edo)





