Mahasiswa sekolah tinggi ilmu kepolisian (STIK) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Aceh Timur, Aceh usai bencana banjir melanda. Mereka menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan kemanusiaan itu merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Jajaran kepolisian diminta untuk hadir dan membantu masyarakat di daerah terdampak serta terisolasi akibat bencana alam.
Sebagai tindak lanjut, STIK menerjunkan sedikitnya 249 mahasiswa dan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak. Salah satunya ke Aceh Timur, di mana 21 mahasiswa STIK Angkatan ke-83 diterjunkan didampingi Kombes Pol Firdaus, sebagai perwira pendamping.
"Mahasiswa STIK langsung bergerak ke lapangan meski belum genap 24 jam tiba di Aceh," kata Firdaus dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan membantu pemulihan masyarakat pascabencana. Firdaus menjelaskan berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pengobatan gratis, pembuatan sumur untuk kebutuhan air bersih, penyaluran bantuan sosial, hingga kerja bakti dan bakti religi di tengah masyarakat.
"Ini bukan sekadar formalitas, melainkan misi kemanusiaan yang dijalankan secara nyata dan terukur selama satu bulan penuh," ujarnya.
Tidak hanya upaya pemulihan fisik, anggota terlibat juga membantu pemulihan psikologis warga terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Hal itu, lanjut Firdaus, dilaksanakan melalui trauma healing agar korban bencana bisa pulih dan kembali menjalani aktivitas secara normal.
"Pemulihan pascabencana tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga soal kemanusiaan," jelasnya.
Salah seorang mahasiswa STIK, Iptu Aldwi Ashary, menambahkan kegiatan itu sebagai wujud empati dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Hal senada juga disampaikan Iptu Bima Praelja yang berharap kehadiran mahasiswa STIK di Aceh Timur diharapkan dapat meringankan beban warga. Kegiatan itu sebagai salah satu bentuk kehadiran negara hadir bersama masyarakat.
"Kami hadir untuk membantu semampu kami, baik melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, maupun pendampingan bagi warga terdampak bencana," tuturnya.
Tonton juga video "Mendagri: Baru 1 Daerah di Aceh yang Sudah Normal Usai Bencana"
(wnv/dwr)




