Istana: Penghapusan Tunggakan BPJS Tak Perlu Tunggu Perpres

liputan6.com
16 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan polemik penyelesaian tunggakan BPJS Kesehatan tidak perlu menunggu peraturan presiden (perpres) rampung. Dia menyampaikan kementerian/lembaga terkait sudah berkoordinasi untuk mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

"Kan baru dibahas tadi pagi. Tunggu secepatnya, tapi saya kira juga tidak perlu juga formil menunggu perpres ya. Sebenarnya kita ini sudah berkoordinasi sebelumnya, mencari sesungguhnya muncul permasalahan ini ada di mana," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026).

Advertisement

BACA JUGA: 72 Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan Kota Bandung Bakal Masuk Skema UHC

Dia menekankan bahwa pemerintah berusaha mencari solusi dan jalan keluar dari masalah yang dialami masyarakat terkait BPJS Kesehatan. Prasetyo menyebut pemerintah dan DPR RI juga sudah menggelar rapat dan menyepati beberapa hal menyangkut. BPJS Kesehatan.

"Kita mencoba mencari solusi atau jalan keluar terhadap masalah yang berhubungan dengan BPJS kan. Tadi pagi kan Alhamdulillah diskusinya sangat bagus banget, konsutruktif, dan sudah ada beberapa solusi yang kemudian disepakati itu menjadi kesimpulan di dalam rapat dengan DPR," tuturnya.

Menurut dia, permasalahan tersebut muncul karena adanya proses pencatatan dan verifikasi data penerima bantuan iuran agar tepat sasaran. Pemerintah menemukan bahwa ada 15.000 penerima bantuan iuran yang tak berhak masuk kategori penerima manfaat.

"Di dalam proses itu masih ditemukan di desil 6 sampai bahkan desil 10 itu kurang lebih ada 15 ribu sekian ya seharusnya tidak masuk dalam kategori penerima bantuan iuran itu, tapi masih masuk," tutur Prasetyo.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi Usai Putusan KIP, Bonatua: Ini Memang Data Sekunder, tapi ...
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Lengkap MotoGP 2026: Total 22 Seri, Sirkuit Mandalika Masuk Kalender
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Refleksi Investasi 2025: Arah Baru Teknologi Asia Tenggara
• 48 menit lalutvrinews.com
thumb
OJK Dorong Konsep Indonesia Incorporated Demi Geber Penyaluran Kredit
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.