Mayoritas Bursa Asia menguat tajam pada perdagangan di Senin (9/2). Kenaikan didorong pemulihan saham teknologi serta membaiknya sentimen risiko menyusul perkembangan politik di Jepang.
Berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Indeks Saham Jepang menjadi sorotan dalam perdagangan kali ini:
- Hang Seng (Hong Kong): Naik 1,76% ke 27.027,16
- CSI 300 (China): Naik 1,63% ke 4.719,06
- Shanghai Composite (China): Naik 1,41% ke 4.123,09
- Nikkei 225 (Jepang): Naik 3,89% ke 56.363,94
- Topix (Jepang): Naik 2,29% ke 3.783,57
- Kospi (Korea Selatan): Naik 4,10% ke 5.298,04
- Kosdaq (Korea Selatan): Naik 4,33% ke 1.127,55
Minat terhadap aset berisiko meningkat setelah pasar mulai pulih dari tekanan tajam pada awal pekan lalu yang dipicu kekhawatiran disrupsi kecerdasan buatan terhadap sektor teknologi.
Di Jepang, pasar saham mencatat lonjakan signifikan menyusul kemenangan telak koalisi dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. Kemenangan mereka dalam pemilihan majelis rendah memberikan kepastian arah kebijakan dari Tokyo.
ING menilai kemenangan koalisi tersebut akan memperluas ruang gerak pemerintah dalam mengambil keputusan kebijakan, sekaligus memperkuat kemampuannya menjalankan agenda ekonomi dan kebijakan luar negeri.
Takaichi diproyeksi akan mendorong peningkatan belanja publik, insentif pajak serta kebijakan untuk mendongkrak upah dan investasi korporasi. Ia juga diperkirakan tetap memberikan dukungan pada sektor strategis seperti teknologi, pertahanan dan energi.
ING menambahkan bahwa hasil pemilu tersebut berpotensi mengangkat saham domestik, namun dapat memberi tekanan pada obligasi pemerintah dari Jepang.
Dari Korea Selatan, Samsung Electronics menguat setelah laporan menyebutkan perusahaan tersebut akan memulai produksi massal chip memori generasi terbaru dari HBM4. Prospek peningkatan permintaan chip untuk kecerdasan buatan turut menopang sentimen positif dalam sektor teknologi.
Baca Juga: OJK Ungkap 32 Kasus Dugaan Manipulasi Perdagangan Saham
Ke depan, investor kini menantikan rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Data ekonomi mulai dari laporan ketenagakerjaan hingga inflasi diperkirakan akan menjadi petunjuk utama bagi arah kebijakan suku bunga global serta prospek pertumbuhan ekonomi dunia.





