BTN Targetkan Rasio Dividen 25-30 Persen pada 2025

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengumumkan rencana peningkatan rasio dividen menjadi 25-30 persen untuk tahun buku 2025. Langkah ini bertujuan untuk mempertahankan return on equity (ROE) di atas 12 persen. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan rencana tersebut masih dalam pembahasan bersama Danantara selaku pemegang saham.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, Nixon mengungkapkan bahwa target ROE BTN di akhir tahun adalah 14 persen. Dengan rencana pembagian dividen yang lebih tinggi, BTN berharap dapat mengoptimalkan penggunaan modal perseroan.

BTN berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih konsolidasian sebesar 16,4 persen year on year (yoy), mencapai Rp3,5 triliun pada 2025. Sebelumnya, dividend payout ratio BTN untuk tahun buku 2024 tercatat sebesar 25 persen, meningkat dari 20 persen pada tahun buku 2023.

Menanggapi pertanyaan mengenai rencana naik kelas menjadi bank KBMI IV, Nixon menegaskan bahwa fokus utama BTN saat ini adalah optimalisasi ROE. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan permodalan BTN relatif efisien karena struktur bisnisnya didominasi oleh pembiayaan dengan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) yang rendah, terutama di sektor pembiayaan perumahan.

“KPR subsidi memiliki bobot risiko 20 persen, sementara KPR non-subsidi sekitar 30 persen. Ini membuat ATMR BTN lebih efisien dibandingkan bank yang berfokus pada pembiayaan korporasi,” jelas Nixon.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ke depannya, BTN berencana untuk secara natural meningkatkan kelasnya tanpa harus menambah modal besar, mengingat perseroan memiliki tingkat penggandaan modal menjadi aset (asset multiplier) tertinggi di industri perbankan nasional, dengan rasio aset terhadap modal mencapai sekitar 20 kali.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Diminta Tak Konsumsi Ikan di Sungai yang Tercemar Kebakaran Pabrik Kimia
• 3 jam laludetik.com
thumb
Lingkungan peradilan rentan praktik korupsi, KPK tekankan pencegahan
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Respons KPK Soal 'Negara Menyuap Negara' di Kasus Suap PN Depok: Ada Niat Jahat yang Bertemu
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Menkes: Per Tahun Ada 60 Ribu Pasien Cuci Darah Baru
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
FFI Dorong Apresiasi Timnas Futsal usai Raih Runner Up Piala Asia 2026
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.