Misteri Tewasnya Pria di Lampung dengan Kepala Terlilit Lakban

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Mayat seorang pria ditemukan di salah satu tempat kos di Jalan Untung Suropati, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (7/2). Saat ditemukan kondisi kepala mayat tersebut dililit lakban.

Berdasarkan video yang diterima, korban ditemukan terbaring di kasur kamar penginapan mengenakan baju kaus hitam dan celana pendek berwarna biru. Kepala korban tampak terbungkus plastik putih dan lakban berada di atasnya.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengungkap korban bernama Hindradjaja (61), warga Desa Pakulonan Barat, Desa Pakulonan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Kami dari Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Kedaton kedaton masih melakukan penyelidikan," katanya, Minggu (8/1).

Sewa Kos Baru 2 Hari

Polisi mengungkap korban baru menyewa kos dua hari sebelumnya. Ia menyewa kos seorang diri.

"Informasi dari pemilik kos, (Hindradjaja) menginap sejak hari Kamis (5/2), kemudian ditemukan (tewas) Sabtu (7/2)," kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, Senin (9/2).

Jasad Hindradjaja telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk dilakukan autopsi. "Kami masih menunggu hasilnya juga," ujar dia.

Kos Dipasang Garis Polisi

Bangunan indekos "Pondok Inap Tri Jo" yang menjadi lokasi ditemukannya mayat Hindradjaja kini disegel polisi. Garis polisi terpasang di pintu kamar tempat korban ditemukan.

Pantauan kumparan pada Senin (9/2), suasana di sekitar kos sepi, termasuk di kamar tersebut. Pemilik kos pun menolak diwawancarai.

Anas (23 tahun), tetangga kos Hindradjaja, menyayangkan ada insiden maut di tempat tinggalnya.

"Cuma, ya, sudah berlalu, ya sudah, tetap berjalan saja kayak hari-hari biasanya, aktivitas biasanya," ujar Anas.

Kesaksian Tetangga Intip Jasad Korban

Anas (23 tahun), mahasiswa yang menjadi tetangga kos Hindradjaja, menceritakan detik-detik pertama kali menemukan Hindradjaja.

Anas diminta tolong oleh penjaga kos untuk mengecek kamar nomor 1 karena masa sewa penghuni kamar tersebut telah habis, namun tidak kunjung keluar.

“Seharusnya dia keluar pada siang hari kemarinnya (Jumat, 6 Februari 2026) tetapi dia tidak keluar-keluar. Akhirnya menaruh kecurigaan atau apa, dia meminta tolong saya untuk naik tangga ke atas situ untuk mengintip," kata Anas.

Sebelumnya, pemilik kos sempat mengetok dan mencoba membuka pintu menggunakan kunci cadangan, namun, pintu tidak bisa dibuka.

"Diintiplah, di situ ada sepatu saya melihat, makin curiga aja kan kita. Akhirnya pakai hp biar lebih jelas karena keadaannya gelap, saya videokan, ternyata memang benar ada kaki di situ yang saya lihat," ucap dia.

Merasa ada hal janggal, Anas turun dan meminta bantuan warga sekitar. Bersama warga, pintu kamar akhirnya dibuka dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis.

"Habis dari situ turun meminta pertolongan ke warga sekitar untuk membuka pintu ini pakai linggis lewat jendela terdapatlah si korban dengan kondisi bagian kepala terbungkus plastik kresek berwarna putih dan masih ada lakban di atasnya," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seskab Ungkap Isi Rapat TNI-Polri di Istana: Presiden Tekankan Sinergitas Pimpinan-Prajurit Terbawah
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Sungai di Serpong Diduga Tercemar Bahan Kimia
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Ukir Banyak Sejarah, FFI : Hector Souto tak Akan Diganti, Kontrak Pelatih Timnas Futsal Aman hingga 2028
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Badai Marta Picu Banjir di Ubrique Spanyol
• 6 jam laludetik.com
thumb
Mendag: Larangan Impor Pakaian Bekas Lindungi Industri Garmen Nasional dan UMKM
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.