GenPI.co - Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel menilainya timnya masih sesuai jalur, meski gagal menang dalam tiga laga terakhir.
Sebelumnya, PSIM imbang 0-0 melawan Persis Solo, kalah 2-1 melawan Borneo FC, dan dipermalukan Persebaya Surabaya dengan skor 0-3.
Van Gastel mengatakan hasil imbang melawan Persis Solo merupakan hal yang mengecewakan. Sebab, timnya mendapatkan banyak peluang.
“Tetapi, saya tidak bisa menyalahkan pemain. Mereka sudah memberikan segalanya,” katanya, dikutip dari situs tim, Selasa (10/2).
Pelatih asal Belanda itu meminta publik melihat konteks yang lebih luas, terhadap hasil tiga pertandingan itu.
“Benar, kami gagal menang tiga kali. Lawan kami, Persebaya punya kedalaman skuad, Borneo di posisi dua klasemen, dan Persis merombak tim,” ujarnya.
Dia mengungkapkan PSIM Yogyakarta merupakan tim promosi dengan anggaran yang terbatas. Kemampuan tim bersaing di papan tengah pun sudah sesuai jalur.
“Kami baru promosi dengan anggaran kecil. Saya menilai, apa yang dilakukan tim saya, jauh lebih baik daripada apa yang dipikirkan orang-orang,” tuturnya.
Sementara itu, pemain PSIM Andy Irfan mengaku kecewa dengan hasil imbang melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul.
“Kami kecewa tidak mendapat kemengan. Semoga ini menjadi pelajaran dan kami akan bekerja keras melalui latihan,” ucapnya.
Tim berjuluk Laskar Mataram ini, pada laga selanjutnya melawan tuan rumah Persik Kediri pada Jumat (13/2). (*)
Video heboh hari ini:





