Sebanyak 10 karyawan perusahaan tambang Kanada yang beroperasi di Meksiko diculik di negara bagian Sinaloa, Meksiko. Tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia.
Kabar duka tersebut disampaikan Kamar Pertambangan Meksiko, kelompok yang mewakili serikat pekerja dan perusahaan pertambangan.
"Tiga dari pria tersebut ditemukan tewas dan diidentifikasi oleh pihak berwenang dan rekan kerja," ujar kelompok tersebut dikutip dari AFP, Selasa (10/2).
Para pekerja, semuanya warga Meksiko. Mereka diculik pada 23 Januari dari proyek pertambangan perak milik perusahaan Vizsla Silver yang berbasis di Vancouver.
Pihak perusahaan telah mengeluarkan pernyataan. Mereka telah mendapat kabar duka itu dari pihak keluarga. Meski begitu mereka masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang Meksiko.
"Perusahaan sangat terpukul oleh hasil ini dan kehilangan nyawa yang tragis," kata Presiden Vizsla Silver, Michael Konnert.
"Fokus kami tetap pada pemulihan yang aman bagi mereka yang masih hilang," tambahnya.





