jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Senin (9/2) tentang sindiran terlontar dari Pramono Anung soal pejabat blusukan, PPPK paruh waktu dan downgrade harus kompak, hingga seluruh persoalan Papua hari tuntas. Simak selengkapnya!
1. PPPK Paruh Waktu & Downgrade Harus Kompak Memperjuangkan Regulasi Peningkatan Status
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Purbaya Bakal Sikat Korupsi, Prabowo Ungkap Ada Kelompok Garong yang Menyerang Balik
PPPK Paruh Waktu dan downgrade harus kompak memperjuangkan regulasi peningkatan status penuh waktu.
PPPK Paruh Waktu downgrade merupakan istilah untuk menyebut honorer database BKN yang seharusnya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Detik-Detik OTT KPK di Emeralda Golf Depok Terungkap, Deal Pimpinan PN Depok dan Karabha Digdaya Terbongkar
Namun, lantaran terbatasnya formasi PPPK full time, maka mereka masuk skema PPPK paruh waktu.
Istilah PPPK downgrade juga untuk honorer yang saat melamar PPPK terpaksa menggunakan level ijazah yang disesuaikan dengan formasi yang tersedia. Misal yang bersangkutan sebenarnya punya ijazah S1, tetapi karena formasi terbatas, maka menggunakan ijazah SLTA.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Bikin Geger, Terungkap Bocoran OTT KPK di Depok, Mulyono Mengaku Berdosa
Baca Selengkapnya di Bawah:
PPPK Paruh Waktu & Downgrade Harus Kompak Memperjuangkan Regulasi Peningkatan Status
2. Soal Peran Jokowi Selesaikan Kekerasan Papua, Yorrys: Ini Tukang Bohong atau Apa?
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Yorrys Raweyai menilai Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa menuntaskan persoalan kekerasan di Papua.
Hal demikian dikatakan dia saat beraudiensi dengan perwakilan Amnesty International yang mengadukan dugaan pelanggaran HAM di Papua.
Satu di antara yang diadukan ialah Tragedi Gearek 2025. Sebuah serangan melibatkan beberapa helikopter militer menjatuhkan mortir di sebuah kampung kawasan Papua.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Soal Peran Jokowi Selesaikan Kekerasan Papua, Yorrys: Ini Tukang Bohong atau Apa?
3. Gubernur Jambi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Proyek Stadion Rp250 M
Lembaga Amanah Rakyat Indonesia (AMATIR) resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Stadion Jambi Swarna Bhumi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Laporan yang dilayangkan pada Senin (9/2), itu menyeret nama Gubernur Jambi Al Haris serta sejumlah pejabat teknis dan pihak rekanan.
"AMATIR dengan ini menyampaikan Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada proyek Pembangunan Bangunan Gedung Stadion pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi," kata Ketua Umum AMATIR, Nardo Pasaribu.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Gubernur Jambi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Proyek Stadion Rp250 M
4. Pramono Sindir Blusukan Pejabat yang Masuk Gorong-gorong
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak mau masuk gorong-gorong seperti yang banyak dilakukan banyak pejabat pemerintahan.
Bersama eks Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Pramono mengaku dirinya dibesarkan dalam teknokrasi.
"Tadi, saya sambil bercanda sama Pak JK 'Pak JK, kami berdua ini dibesarkan dalam teknokrasi. Pasti Pak JK dan saya tak mau masuk gorong-gorong, tetapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya'. Pak JK ketawa," kata Pramono kepada wartawan di sela aksi kerja bakti massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (9/2).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Pramono Sindir Blusukan Pejabat yang Masuk Gorong-gorong
5. KPK Periksa Tersangka Kasus Korupsi DJKA Kemenhub Reza Maullana sebagai Saksi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tersangka kasus korupsi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Reza Maullana Maghribi, dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan suap dalam sejumlah proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
"Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama RMM selaku pejabat pembuat komitmen pada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Timur periode 2021-2022," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (9/2
Baca Selengkapnya di Bawah:
KPK Periksa Tersangka Kasus Korupsi DJKA Kemenhub Reza Maullana sebagai Saksi
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Honorer Tersisa Harus Jadi PPPK, Formasi Khusus Didukung Wakil Rakyat, Sudah Jadi PNS Malah Kena OTT KPK
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




