Pantau Populasi hingga Jual Beli, Arab Saudi Mau Terbitkan Paspor untuk Unta

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Arab Saudi berencana menerbitkan paspor khusus untuk jutaan unta di negara tersebut, guna meningkatkan pengelolaan hewan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi itu.

Dilansir Al Arabiya, Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan produktivitas, serta efisiensi sektor peternakan unta, sekaligus membangun basis data resmi dan andal sebagai rujukan nasional.

Melalui unggahan di media sosial, kementerian menampilkan contoh paspor unta berwarna hijau yang dihiasi lambang negara Arab Saudi, serta gambar unta berwarna emas.

Menurut laporan stasiun penyiaran milik pemerintah, Al Ekhbariya, paspor tersebut akan membantu menertibkan aktivitas jual beli dan perdagangan unta, mengatur proses transportasi, memastikan dokumentasi resmi, melindungi hak pemilik, serta memudahkan pembuktian kepemilikan.

Pada 2024, pemerintah Arab Saudi memperkirakan populasi unta di kerajaan mencapai sekitar 2,2 juta ekor.

Sejak lama, unta memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Arab. Selain menjadi alat transportasi utama pada masa lalu, kepemilikan unta juga melambangkan status sosial dan mendorong berkembangnya industri pembiakan bernilai tinggi.

Kecurangan di Ajang Kontes Kecantikan Unta

Arab Saudi juga rutin menggelar kontes kecantikan unta dalam festival tahunan yang menarik minat besar para penggemar. Dalam ajang tersebut, para peserta rela menghabiskan ratusan ribu dolar AS untuk hewan unggulan mereka.

Namun, ketatnya persaingan sempat memicu praktik kecurangan, termasuk penggunaan prosedur kosmetik ilegal untuk meningkatkan penampilan unta. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas setempat memperketat pengawasan dan menjatuhkan sanksi berat terhadap pelanggaran tersebut.

Beberapa metode manipulasi, seperti membuat bibir unta tampak lebih terkulai atau punuk terlihat lebih proporsional, menjadi perhatian serius pihak berwenang yang ingin mendorong keindahan alami hewan tersebut.

Unta telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban Semenanjung Arab selama ribuan tahun.

Penelitian yang dipublikasikan pada 2021 bahkan menyebutkan bahwa pahatan batu berukuran asli berbentuk unta dan kuda di Arab Saudi diperkirakan berusia sekitar 7.000 tahun, menegaskan peran historis hewan ini dalam kehidupan masyarakat setempat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Berburu Pernak-pernik Imlek di Pecinan Glodok
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Momen Michael juga sebut Kelulusan Akmil Presiden Prabowo saat Bahas Ijazah Jokowi
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Truk Terguling di Tanjung Duren Jakbar Selasa Dini Hari, Sudah Dievakuasi
• 9 jam lalukompas.com
thumb
MU dipastikan masih tanpa tiga pemain kontra West Ham United
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Viral! Ojol Diduga Dianiaya Paspampres saat Antar Penumpang di Jakbar
• 4 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.