Blok M Reborn: Mobilitas dan Gaya Hidup Menyatu di Ruang Transit

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Blok M, Jakarta Selatan, telah lama menjadi salah satu simpul kehidupan kota. Kawasan ini tidak hanya menjadi titik temu berbagai moda transportasi, tetapi juga ruang sosial dan ekonomi yang terus bergerak. Kini, wajah Blok M kembali bertransformasi melalui kehadiran Blok M Hub Gojek, hasil kolaborasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan PT MRT Jakarta (Perseroda).

Kolaborasi ini mengintegrasikan transportasi publik dengan layanan digital dalam kerangka kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD). Tujuannya sederhana namun krusial: mempermudah mobilitas warga sekaligus menghidupkan kembali ekonomi lokal di kawasan yang tak pernah sepi ini.

Bagi pengguna transportasi publik, perubahan itu langsung terasa. Turun dari MRT Blok M, perjalanan dapat dilanjutkan dengan GoRide atau GoCar dari titik jemput yang telah disiapkan. Konektivitas first mile dan last mile menjadi lebih mulus, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Namun, transformasi Blok M tidak berhenti pada urusan berpindah tempat. Kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi kuliner lintas generasi. Melalui Blok M Hub Gojek, pelaku UMKM setempat mendapatkan ruang lebih luas untuk menjangkau pelanggan. Sejumlah tenant kuliner Blok M kini dikurasi secara khusus di aplikasi GoFood, dilengkapi promo makan di tempat melalui GoDineIn.

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, mengatakan kehadiran Blok M Hub Gojek ini merupakan upaya GoTo untuk menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi untuk kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari di kawasan Blok M. “Kami bersyukur dapat mendukung agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan konsep Kawasan Berorientasi Transit atau TOD. Harapan kami, kerja sama ini dapat menambah kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, serta memberikan manfaat bagi mitra driver dan pelaku UMKM,” kata Hans saat peresmian Kawasan Blok M Hub Gojek, Senin (9/2).

Terlebih Kawasan Blok M juga memiliki arti tersendiri bagi GoTo, dimana kantor pusat GoTo berada berada dalam kawasan ini. “Blok M ini seperti rumah bagi kami. Ada lebih dari 2.000 karyawan GoTo yang beraktivitas di sekitar kawasan ini. Untuk itu, integrasi transportasi, pembayaran digital, dan dukungan bagi UMKM merupakan kontribusi GoTo untuk menciptakan kawasan kota yang lebih hidup dan produktif selama 24 jam. Harapan kami kedepannya bukan hanya Blok M, tetapi seluruh Jakarta,” ujar Hans.

Kemudahan transaksi juga menjadi bagian penting dari ekosistem ini. Pembayaran menggunakan GoPay kini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pembelian tiket MRT. Bagi pelaku usaha, digitalisasi melalui GoPay Merchant membantu pengelolaan transaksi yang lebih tertib dan transparan.

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, menilai kolaborasi ini memperkuat peran MRT sebagai tulang punggung transportasi perkotaan. Blok M, kata dia, merupakan kawasan dengan tingkat aktivitas ekonomi yang tinggi. Setiap hari, sekitar 80.000 pengunjung datang ke area ini, dengan ratusan UMKM aktif yang menggerakkan roda ekonomi hingga miliaran rupiah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat inisiatif ini sebagai bagian dari upaya revitalisasi kawasan strategis. Integrasi transportasi publik dengan platform digital dinilai mampu menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih efisien dan inklusif, sekaligus memperpanjang denyut ekonomi Blok M hingga menjangkau wilayah di luar kawasan secara fisik.

“Dengan menghubungkan stasiun MRT Jakarta secara langsung dengan ekosistem digital GoTo, kami mendorong peningkatan aksesibilitas dan aktivitas di kawasan Blok M Hub, sehingga kawasan ini semakin hidup sebagai destinasi yang nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat,” katanya.

Ketua Bidang Komunikasi Sosial Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim, menngatakan bahwa inisiatif Blok M Hub Gojek ini sejalan dengan visi besar Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota berbasis transportasi publik.

“Inisiatif ini menjadi bagian nyata dari upaya revitalisasi kawasan melalui pengembangan TOD yang mengintegrasikan transportasi publik dengan platform digital. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga mewujudkan mobilitas yang lebih cerdas, efisien, dan inklusif bagi seluruh warga Jakarta,” ungkap Cyril.

Kehadiran Blok M Hub Gojek ini diharapkan menjadi model pengembangan kawasan perkotaan di masa depan. Integrasi antara transportasi publik, layanan digital, dan pemberdayaan UMKM diyakini mampu menciptakan ekosistem kota yang lebih berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang modern, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan warganya.

Alhasil, saat ini Blok M tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang hidup. Di kawasan ini, perjalanan dengan MRT, pesanan kuliner, hingga transaksi digital bertemu dalam satu ritme keseharian warga kota. Sebuah gambaran Jakarta yang terus berbenah untuk menghubungkan mobilitas, ekonomi lokal, dan kehidupan urban dalam satu simpul yang semakin relevan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Pelajar SMK Tewas di Matraman Buntut Jalan Berlubang
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Ini Pesan Prabowo saat Rapat Evaluasi Kinerja TNI-Polri di Istana | KOMPAS PETANG
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet! 88 Negara Sudah Bebas Visa untuk Paspor Indonesia Lho, Cek di Sini
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Hoaks! Artikel Ridwan Kamil sebut Jokowi terima uang iklan BJB 850 miliar
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Cak Imin di HPN 2026: Negara Hadir Jaga Pers dari Tekanan Algoritma
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.