- Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Jalan Bangka III, Jakarta Selatan, pada Selasa subuh (10/2/2026).
- Dinas Gulkarmat mengerahkan 19 unit mobil dan 91 personel untuk menangani musibah tersebut.
- Dampak kebakaran adalah dua rumah dan satu toko hangus, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Bangka III, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/2/2026) subuh.
Amukan api dilaporkan telah menghanguskan sedikitnya dua unit rumah tinggal dan sebuah toko di lokasi kejadian.
Berdasarkan data resmi, informasi mengenai musibah kebakaran ini pertama kali diterima oleh petugas melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 pada pukul 04.39 WIB.
Pihak kepolisian melalui akun media sosial resminya turut mengonfirmasi situasi darurat yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan tersebut.
"Sebanyak dua rumah ludes terbakar si jago merah. Sudah dalam penanganan petugas DPK," tulis akun TMC Polda Metro Jaya.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta segera menerjunkan puluhan personel armada tempurnya untuk menjinakkan api yang berkobar.
Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran beserta 91 personel dikerahkan ke titik lokasi guna memitigasi dampak kebakaran agar tidak semakin meluas.
Petugas pemadam kebakaran dilaporkan tiba di lokasi pada pukul 04.46 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman dua menit setelahnya.
Upaya keras petugas di lapangan membuahkan hasil saat titik api berhasil dilokalisir pada pukul 05.04 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
Baca Juga: Tragis! Lansia di Jagakarsa Tewas Terjebak Saat Api Hanguskan Rumah Mewah
Proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api kembali baru dapat dimulai pada pukul 06.30 WIB.
Seluruh rangkaian operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai dan situasi berstatus hijau atau aman sepenuhnya pada pukul 07.55 WIB.
"Jumlah korban nihil," bunyi laporan resmi dari Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari peristiwa yang mengejutkan warga di saat waktu subuh tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
"Dugaan penyebab masih proses penyelidikan," tutup laporan tersebut.




