Istana Minta Masalah BPJS Kesehatan Tak Perlu Tunggu Perpres

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta permasalahan BPJS Kesehatan tak perlu menunggu Peraturan Presiden (Perpres).

Terlebih, masalah terkait penonaktifan keanggotaan KIS sudah dibahas pemerintah bersama DPR RI pada Senin, 9 Februari 2026.

"Kan baru dibahas tadi pagi. Tunggu secepatnya, tapi saya kira juga tidak perlu juga formal menunggu Perpres," ucap Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 9 Februari 2026.

BACA JUGA:Menkes Budi Gunadi Jawab Nasib Pasien Cuci Darah yang Dicoret dari BPI BPJS Kesehatan

Dia menekankan bahwa pemerintah berusaha mencari solusi dan jalan keluar dari masalah yang dialami masyarakat terkait BPJS Kesehatan.

Prasetyo menyebut pemerintah dan DPR RI juga sudah menggelar rapat dan menyepati beberapa hal menyangkut BPJS Kesehatan.

"Kita mencoba mencari solusi atau jalan keluar terhadap masalah yang berhubungan dengan BPJS kan. Tadi pagi kan Alhamdulillah diskusinya sangat bagus banget, konsutruktif, dan sudah ada beberapa solusi yang kemudian disepakati itu menjadi kesimpulan di dalam rapat dengan DPR," tuturnya.

Pemerintah kata dia, perlu memperbaiki pencatatan agar bantuan diberikan tepat sasaran sehingga penonaktifan terjadi.

"Nggak harus menunggu pakai Perpres. Kan kebijakan baik di BPJS, maupun di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial. Karena kan problemnya muncul oleh karena pencatatan kan," beber Prasetyo.

BACA JUGA:Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Istana Ingatkan Tanggung Jawab Besar

"Ternyata juga di dalam proses itu masih ditemukan di desil 6 sampai bahkan desil 10, kurang lebih ada 15.000 sekian, ya, seharusnya tidak masuk dalam kategori penerima bantuan iuran itu, tapi masih masuk. Nah proses mengeluarkan data itu kemudian ada yang harus malah justru malah masuk dalam data itu, itulah yang sinkronkan karena ini kan lintas kementerian dan dihadiri juga oleh kepala BPS," tandas Prasetyo.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bukan Ditutup, Mensesneg Prasetyo Hadi Ungkap Nasib Hotel Sultan Setelah Diambil PPKGBK
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Jelang Ramadan, Ini Jadwal Kegiatan Tradisi Gebyuran Bustaman 2026 di Semarang
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
KPK tanggapi terjadinya negara suap negara pada kasus hakim PN Depok
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Cek Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa, 10 Februari 2026: BMKG Prediksi 3 Wilayah Berawan Sepanjang Hari
• 14 jam laludisway.id
thumb
Sinyal Kuat Marco Palestra Dibawa Italia untuk Play-Off Piala Dunia
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.