Ghislaine Maxwell Tolak Jawab Pertanyaan Kongres AS Terkait Kasus Epstein

metrotvnews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Washington: Ghislaine Maxwell, rekan mendiang Jeffrey Epstein, menolak menjawab pertanyaan dalam deposisi di hadapan Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah DPR AS pada Senin kemarin.

Sikap Maxwell tersebut memicu kritik keras dari anggota komite lintas partai. Maxwell, yang tengah menjalani hukuman penjara 20 tahun atas perannya dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, menggunakan hak Amandemen Kelima Konstitusi AS untuk tidak memberikan kesaksian yang dapat memberatkan dirinya sendiri.

Dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 10 Februari 2026, Ketua Komite James Comer menyatakan kekecewaannya karena deposisi itu gagal menggali informasi baru terkait kejahatan Epstein maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Anggota komite dari Partai Demokrat menuding Maxwell sengaja bungkam sebagai bagian dari strategi untuk membuka peluang pengampunan dari Presiden Donald Trump. Perwakilan Demokrat James Walkinshaw mendesak Trump agar secara terbuka menutup kemungkinan pemberian pengampunan kepada Maxwell.

Sementara itu, pengacara Maxwell, David Markus, menyatakan kliennya bersedia berbicara jujur apabila Trump memberikan pengampunan. Markus beralasan proses peradilan yang menjerat Maxwell sebelumnya tidak adil, sehingga kliennya memilih tetap diam selama proses banding masih berlangsung.

Deposisi tersebut digelar menyusul keputusan Departemen Kehakiman Amerika Serikat untuk membuka akses terhadap jutaan dokumen internal terkait kasus Epstein. Dokumen-dokumen itu mencakup foto Trump bersama sejumlah perempuan yang identitasnya disamarkan, serta sebuah catatan yang memuat tanda tangan Trump.

Komite DPR AS telah menjadwalkan lima deposisi lanjutan dalam rangkaian penyelidikan tersebut. Agenda mendatang mencakup pemeriksaan terhadap mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton pada 26 Februari dan mantan Presiden Bill Clinton pada 27 Februari.

Trump secara konsisten membantah mengetahui kejahatan Epstein dan menyatakan telah memutus hubungan dengannya sejak awal 2000-an. Di sisi lain, tim hukum Maxwell mengklaim kliennya memiliki informasi yang dapat menunjukkan bahwa Trump dan Bill Clinton tidak terlibat dalam skandal tersebut. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Raja Charles Siap Bantu Polisi Terkait Dugaan Adiknya dengan Jeffrey Epstein


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029, Prabowo Diminta Waspada
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Pengacara Jepang Gugat Hasil Pemilu DPR 2026 karena Ketimpangan Suara Antar Daerah
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Pastikan Pelaku Penyiraman Tidak Gunakan Air Keras
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ulang Tahun ke-25, Sekolah Al Fath Gelar Event Seru Bareng Siswa dan Keluarga
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anggota Komisi X Singgung Manipulasi Rapor di Penerimaan Mahasiswa Baru
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.