JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjelaskan ada lima hari libur sekolah sampai 1 Ramadhan tahun ini.
"Ada beberapa hari libur sekolah hingga sekitar lima hari," ucap Pratikno ditemui di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).
Lima hari libur sebagaimana yang disebut Pratikno bisa dihitung sejak Sabtu hingga Kamis pekan depan.
Baca juga: Kemendikdasmen Segera Terbitkan Jadwal Libur Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Menurut dia, pengaturan tersebut telah disesuaikan dengan kalender hari besar nasional dan kebijakan lintas kementerian.
“Menjelang Ramadhan, kebetulan menjelang sebelum Ramadhan ada Hari Raya Nyepi. Kemudian ditambah lagi dengan libur cuti bersama. Kalau tidak salah, hari Kamis dan Jumat," kata Pratikno.
Rangkaian hari libur tersebut berlanjut dengan libur sekolah selama beberapa hari.
Totalnya, siswa akan menikmati libur sekitar lima hari sebelum memasuki masa pembelajaran Ramadhan.
Baca juga: Skema Libur Sekolah Ramadhan 2026 Ditetapkan, Ini Rangkaian Jadwalnya
Meski demikian, Pratikno menegaskan bahwa selama bulan Ramadhan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.
Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga dapat dilakukan di luar kelas.
“Selama bulan Ramadhan itu memang prinsipnya kan begini. Selama bulan Ramadhan itu ada pembelajaran di kelas, ada pembelajaran di luar kelas," terang Pratikno.
Ia mencontohkan, bagi siswa muslim, kegiatan keagamaan seperti mengikuti pengajian juga menjadi bagian dari proses pembelajaran selama Ramadhan.
Pratikno menyebutkan, pola pembelajaran tersebut bukan hal baru dan telah diterapkan pada Ramadhan tahun sebelumnya.
“Jadi itu seperti yang kita lakukan pada tahun lalu," katanya.
Baca juga: Prabowo Rapim dengan TNI-Polri, Bahas Persiapan Ramadhan dan Lebaran
Sementara itu, terkait pengaturan libur menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pratikno menyatakan bahwa hal tersebut akan dibahas secara terpisah.